Page 372 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 372

Title          MENAKER RI BATALKAN KEDATANGAN 500 TKA CHINA
               Media Name     harianbhirawa.co.id
               Pub. Date      02 Mei 2020
               Page/URL       https://www.harianbhirawa.co.id/menaker-ri-batalkan-kedatangan-500-tka -china/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dengan tegas menyatakan, telah melarang
               dan membatalkan rencana kedatangan 500 tenaga kerja dari China, ke Konawe di
               Sulawesi Tenggara (Sulteng).

               "Kemnaker telah melarang dan menghentikn rencana mendatangkan tenaga kerja
               asal China. Larangan ini juga berlaku bagi TKA dari negara asing manapun," tegas
               Menteri Ida Fauziyah, akhir pekan.

               Diberitakan, bahwa ada upaya mendatang kan 500 tenaga kerja dari China ke
               Konawe di Sulteng. Oleh 2 perusahaan, yakni PT Virtue Dragon Nickel Industri
               (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS).

               Kedua perusahaan itu telah mengajukan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing
               (RPTKA) kepada Kemnaker pada 1 April 2020 lalu. Sesuai bunyi RPTKA ini sedianya
               500 tenaga kerja China itu sudah datang di Konawe pada 28 April 2020 ini. Namun
               sampai hari ini, ternyata belum/tidak masuk ke Konawe.

               Menurut juru bicara Menko Maritim dan Investasi, Jodi Mahari : rencana kedatangan
               500 pekerja China ke Konawe ini ditunda. Yang ada di Konawe saat ini adalah 660
               TKA yang memang sudah berada disana sejak 2019. Lalu pada 15 Maret 2020,
               perusahaan kembali mendatangkan 49 TKA, lewat persyaratan karantina, sesuai
               peraturan. Jumlah total TKA di 2 perusahaan di Konawe itu adalah 709 pekerja.

               Plt Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Aris Wahyudi, beberapa waktu lalu
               menyatakan; Pihaknya tidak bisa menolak kedatangan TKA, karena semua
               legalitasnya terpenuhi. Termasuk penggunaan TKA pada masa pandemi Covid-19,
               karena mengacu pada Permen Hukum dan HAM nomor 11/2020n pasal 3 ayat 1
               huruf f. Jadi secara legalitas, Kemnaker tak bisa menolak.

               Sementara, Gubernur Sulteng Ali Mazi menolak keras kedatangan TKA di
               wilayahnya, dengan alasan apapun. Jika tetap dipaksakan, Gubernur Ali Mazi
               didukung Bupati Konawe, Kery Saiful, akan turun ke jalan memimpin penolakan. Hal
               tersebut dilandasi suasana kebatinan masyarakat ditengah dampak Covid-19 dan
               terjadinya PHK di berbagai perusahaan.








                                                      Page 371 of 695.
   367   368   369   370   371   372   373   374   375   376   377