Page 470 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 470
Title AGAR PERUSAHAAN BISA BAYAR THR LEBARAN 2020, PEMERINTAH POTONG IURAN BPJS
KETENAGAKERJAAN
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 01 Mei 2020
Page/URL https://jabar.tribunnews.com/2020/05/01/agar-perusahaan-bisa-bayar-thr -lebaran-2020-
pemerintah-potong-iuran-bpjs-ketenagakerjaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemerintah menyetujui permintaan relaksasi
pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan . Sebelumnya, ada 116.705 perusahaan
yang mengajukan relaksasi pembayaran ke Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah.
Tujuan melonggarkan kewajiban perusahaan untuk membayar iuran BPJS
Ketenagakerjaan adalah agar pengusaha tetap membayarkan tunjangan hari raya
(THR) dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan,
pelonggaran ini akan memotong iuran Jamsostek sebesar 90 persen dari kondisi
normal selama tiga bulan.
Total dana atau likuiditas yang didapat dari pelonggaran pembayaran iuran selama
tiga bulan ini mencapai Rp 12,36 triliun.
"Penundaan pembayaran lewat Rancangan Peraturan Pemerintah total sebesar Rp
12,36 triliun," kata Airlangga Hartarto lewat video conference seusai rapat kabinet
terbatas, Kamis (30/4/2020).
Penghematan tersebut didapat dari penundaan pembayaran iuran program jaminan
kecelakaan kerja Rp 2,6 triliun, jaminan kematian Rp 1,3 triliun, dan penundaan
jaminan pensiun sebesar Rp 8,74 triliun.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan
rancangan peraturan pemerintah untuk melaksanakan pelonggaran tersebut.
RPP akan mengatur soal pelonggaran pembayaran iuran Program Jaminan
Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKN) dan Jaminan Pensiun Jamsostek.
"JKK dan JKN dan pensiunan berupa penundaan pembayaran," ucap Ida.
Ida berharap pelonggaran tersebut bisa membantu para pengusaha dalam
memenuhi kewajibannya pada pekerja. Termasuk membayar THR karyawan pada
Lebaran 2020 ini.
Page 469 of 695.

