Page 475 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 475

Title          MAY DAY, BURUH TUNTUT HENTIKAN PHK DENGAN ALASAN PANDEMI COVID-19
               Media Name     pikiran-rakyat.com
               Pub. Date      01 Mei 2020
                              https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-01374687/may-day-buruh- tuntut-
               Page/URL
                              hentikan-phk-dengan-alasan-pandemi-covid-19
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja
               Seluruh Indonesia (PP FSP TSK - SPSI )/Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi
               Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat (Jabar) menuntut agar
               pemerintah menghentikan pemutusan hubungan kerja ( PHK ) selama pandemi
               Covid -19.

               Tuntutan tersebut merupakan satu dari total lima tuntutan yang dilayangkan PP FSP
               TSK - SPSI /DPD KSPSI Jabar pada May Day 2020.

               Demikian diungkapkan Ketua Umum PP FSP TSK - SPSI yang juga Ketua DPD KSPSI
               Jabar, Roy Jinto Ferianto, melalui siaran pers yang diterima Pikiran-Rakyat.com, 30
               April 2020. Seperti diketahui, akibat pandemi Covid -19 lebih dari 2 juta pekerja /
               buruh di Indonesia kehilangan pekerjaannya karena PHK dan dirumahkan .

               "PP FSP TSK SPSI sangat prihatin dengan kondisi pekerja / buruh saat ini, di mana
               banyak perusahaan memanfaatkan pandemi Covid -19 untuk melakukan PHK dan
               merumahkan pekerja / buruh ," ujarnya.

               Ia mengatakan, banyak pekerja / buruh yang dirumahkan tidak mendapatkan upah
               secara penuh. Bahkan, ada juga yang selama dirumahkan sama sekali tidak
               mendapatkan upah.

               "Kami juga menuntut agar pengusaha tetap membayar penuh 100% upah pekerja /
               buruh yang dirumahkan ," ujarnya.

               Hal lain yang juga disoroti pekerja / buruh pada Hari Buruh tahun ini adalah terkait
               tunjangan hari raya ( THR ) Idul Fitri. Beberapa waktu lalu, pemerintah, melalui
               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, merestui perusahaan yang arus kasnya
               tertekan untuk mencicil atau menunda pembayaran THR .

               "Baru-baru ini organisasi pengusaha, yaitu Apindo mengirimkan surat kepada
               Menteri Koordinator Perekonomian yang intinya meminta agar pembayaran THR
               2020 ditunda atau dicicil dengan alasan yang sama, pandemi Covid -19," tutur Roy.

               Ia menegaskan, bahwa pekerja / buruh menolak penundaan dan pencicilan
               tunjangan hari raya ( THR ) Idul Fitri 2020. Buruh mendesak agar THR tetap
               dibayarkan penuh dan tepat waktu, sesuai aturan yang berlaku.



                                                      Page 474 of 695.
   470   471   472   473   474   475   476   477   478   479   480