Page 512 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 512

Title          PEMERINTAH DIMINTA PASTIKAN BURUH TERDAMPAK COVID-19 PEROLEH BANSOS
               Media Name     koran-jakarta.com
               Pub. Date      01 Mei 2020
                              http://www.koran-jakarta.com/pemerintah-diminta-pastikan-buruh-terdamp ak-covid-19-
               Page/URL
                              peroleh-bansos/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah memastikan para buruh
               yang terdampak pandemi Covid-19 mendapatkan bantuan sosial (Bansos).

               Di tengah suasana pandemi Covid-19, semua pihak hendaknya bergotong royong
               menangani wabah ini, termasuk dampak-dampak sosial ekonominya.

               "Saya berharap para pemilik usaha dan para pekerjanya dapat bermusyawarah
               untuk menyelamatkan nasib perusahaan dan karyawannya sambil menunggu situasi
               perekonomian normal kembali," kata Puan dalam keterangan tertulisnya pada
               peringatan Hari Buruh, di Jakarta, Jumat (1/5).

               Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan pemerintah harus memberikan informasi
               bagaimana langkah-langkah selanjutnya setelah perusahaan-perusahaan diwajibkan
               menghentikan aktivitas normalnya akibat Kebijakan Sosial Berskala Besar (PSBB) di
               Jabodetabek dan daerah lain.

               Menurut Puan seperti dikutip dari Antara, informasi pemerintah tentang tahapan-
               tahapan menuju aktivitas normal orang bekerja dan berusaha sangat penting untuk
               menyusun langkah-langkah bagi kepastian berusaha yang terkait dengan nasib para
               buruh.

               DPR selalu memperhatikan nasib para buruh agar bisa bekerja dengan tenang,
               terjamin hak-haknya serta mendapat upah yang layak.

               Puan mengatakan saat ini DPR sedang membahas RUU Omnibus Law Cipta Kerja
               yang sangat terkait dengan nasib para buruh dan RUU tersebut merupakan inisiatif
               pemerintah.

               Namun, sosialisasi dan penyerapan aspirasi terkait pasal-pasal ketenagakerjaan
               yang ada di dalam RUU Ciptaker belum optimal, apalagi di tengah situasi semua
               pihak sedang fokus pada penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 saat ini.

               "Karena itu Badan Legislasi (Baleg) DPR atas permintaan Pimpinan DPR telah
               menghentikan pembahasan kluster ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja. Dengan




                                                      Page 511 of 695.
   507   508   509   510   511   512   513   514   515   516   517