Page 569 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 569
Title INI UPAYA KEMENAKER ANTISIPASI DAMPAK WABAH VIRUS CORONA (COVID-19)
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 01 Mei 2020
https://nasional.kontan.co.id/news/ini-upaya-kemenaker-antisipasi-damp ak-wabah-virus-
Page/URL
corona-covid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, beberapa upaya telah dilakukan
Kementerian Ketenagakerjaan dalam rangka memitigasi dampak covid-19.
Pertama, terkait data ketenagakerjaan, kementeriannya melakukan integrasi data
ketenagakerjaan melalui sistem informasi ketenagakerjaan yang bekerjasama
dengan BPJS Ketenagakerjaan dan kementerian terkait lainnya.
"Hingga saat ini data pekerja atau buruh yang dihimpun telah dilakukan validasi
sebagai berikut. Yakni pekerja formal yang di PHK 375.165 orang, pekerja formal
yang dirumahkan 1.032.960 orang, pekerja informal yang terdampak 314.833
orang, Jadi total 1.722.958 yang terdata secara baik. Ada 1,2 juta yang akan terus
kami lakukan validasi datanya," jelas Ida saat konferensi pers di Graha BNPB, Jumat
(1/5).
Kedua, program pelatihan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendukung
percepatan pelaksanaan program kartu pra kerja sebagai mitra aktif melalui
penyediaan data pekerja atau buruh baik yang dirumahkan maupun yang di PHK
(pemutusan hubungan kerja). "Kami bekerjasama dengan dinas ketenagakerjaan
provinsi seluruh Indonesia," ucap dia.
Sama halnya dengan kementerian lain, lanjut Ida, Kemenaker juga melakukan
refocussing anggaran untuk mendukung program pelatihan di balai latihan kerja
(BLK) bagi pekerja atau buruh yang ter-PHK dan dirumahkan.
Hal ini diharapkan untuk menghasilkan produk penanganan dampak covid-19 antara
lain berupa masker, hand sanitizer, desinfektan, APD, wastafel, peti covid jenazah,
kemudian penyediaan makanan. "Kami juga memberikan insentif bagi peserta
pelatihan berbasis kompetensi dan produktifitas," ujar dia.
Ketiga, program padat karya. Kemenaker melaksanakan program pengembangan
perluasan kesempatan kerja yang ditujukan kepada pekerja atau buruh yang
terdampak covid-19. Yaitu melalui beberapa kegiatan padat karya infrastruktur,
padat karya produktif, tenaga kerja mandiri, terapan teknologi tepat guna,
kewirausahaan, dan tenaga kerja sukarela.
Keempat terkait dengan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Kemenaker memberikan
Page 568 of 695.

