Page 599 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 599

Title          500 WN CHINA DITOLAK MASUK SULTRA DI TENGAH PANDEMI CORONA
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      30 April 2020
                              https://news.detik.com/berita/4996856/500-wn-china-ditolak-masuk-sultr a-di-tengah-
               Page/URL
                              pandemi-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Jakarta - Tenaga kerja asing ( TKA ) asal China berjumlah 500 orang direncanakan
               akan datang ke Indonesia untuk bekerja di perusahaan pemurnian nikel PT VDNI
               (Virtue Dragon Nickel Industry) Morosi, Kabupaten Konawe. Perusahaan itu
               diketahui sudah mendapat izin dari pemerintah pusat pada 22 April lalu.

               Meski sudah adanya izin dari pemerintah pusat, kedatangan TKA China itu ditolak
               oleh berbagai pihak. Salah satunya dari DPRD Sulawesi tenggara , ramai-ramai para
               pimpinan DPRD tidak sepakat dengan kedatangan TKA China di tengah pandemi
               corona .

               Ketua DPRD Sultra Abdurahman Saleh mengatakan kebijakan tersebut diambil
               bukan karena anti-China. Melainkan, antisipasi karena China merupakan negara
               yang menjadi asal virus corona. Dia menegaskan akan memimpin aksi penolakan
               jika 500 TKA dipaksakan tetap datang ke Sultra.

               "Jadi bukan karena anti-Tiongkok, tapi saat ini ada pandemi dan kita tahu asalnya
               itu dari Wuhan jadi kita antisipasi. Saya pimpin langsung aksi jika dipaksa datang,"
               kata Abdurrahman Saleh, dalam rapat paripurna di gedung DPRD Sultra, Rabu
               (29/4/2020) Hal senada juga dikatakan pimpinan lainnya dari fraksi Golkar Herry
               Asiku, dia menilai jika kedatangan 500 TKA dipaksakan maka akan membawa
               kerusuhan.

               "49 saja yang masuk waktu lalu gemparnya bagaimana, apalagi kalau 500 TKA yang
               masuk," katanya.

               Pimpinan dan juga mewakili Fraksi Demokrat, Endang SA menegaskan tidak ada
               alasan mendatan di tengah pandemi saat ini. Dia memaparkan, sebelumnya menhub
               telah mengeluarkan pelarangan sejak 2 Februari lalu. Semua orang yang pernah
               transit di Tiongkok tidak dibolehkan masuk ke Indonesia. Maka, katanya, aneh jika
               saat ini dipaksakan kedatangan 500 TKA ke Sultra.

               "Kami dari Fraksi Demokrat secara tegas menolak rencana kedatangan 500 TKA ke
               Sultra," ujar Endang.





                                                      Page 598 of 695.
   594   595   596   597   598   599   600   601   602   603   604