Page 600 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 600

Sementara, Sudirman dari Fraksi PKS menilai rencana kedatangan 500 TKA China itu
               aneh. Sebab, tenaga kerja lokal dirumahkan karena wabah Corona "Ini menjadi
               aneh, tenaga kerja lokal kita rumahkan lalu TKA didatangkan dari luar, ini tentunya
               sedih sekali," tuturnya.

               Simak juga video China-Amerika Pakai Plasma Darah Tekan Kematian Covid-19:
               Lebih lanjut, Gubernur Sultra Ali Mazi berharap kedatangan TKA China itu ditunda
               untuk menghindari adanya reaksi masyarakat seperti yang terjadi beberapa waktu
               lalu saat kedatangan 49 tenaga kerja asing.

               "Meskipun rencana kedatangan TKA tersebut merupakan kebijakan pemerintah
               pusat dan sudah melalui mekanisme protokol COVID-19 , namun suasana kebatinan
               masyarakat di daerah belum ingin menerima kedatangan TKA,"Gubernur Sultra Ali
               Mazi di Kendari, seperti dilansir Antara, Rabu (29/4/2020).

               Tidak hanya dari pemerintah daerah setempat, penolakan juga datang dari Majelis
               Ulama Indonesia (MUI).

               MUI meminta pemerintah melarang tenaga kerja asing (TKA) masuk ke Indonesia.
               Langkah itu guna memutus mata rantai penularan virus Corona (COVID-19).

               "Meminta pemerintah untuk bersikap tegas dengan melarang tenaga kerja asing
               terutama yang dari China untuk masuk ke Indonesia, karena di tengah-tengah kita
               sedang berusaha dan berjuang memutus mata rantai penularan virus Corona yang
               sudah sangat banyak merugikan bangsa ini," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI
               Anwar Abbas dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2020).

               Anwar menyayangkan kebijakan pemerintah yang masih mengizinkan TKA masuk ke
               Indonesia di tengah pandemi. Hal itu, menurutnya, tak adil bagi warga Indonesia
               yang tengah berjuang memerangi wabah COVID-19.

               "Kehadiran mereka yang masih bebas keluar-masuk negeri ini tentu benar-benar
               telah menyakitkan hati kita sebagai bangsa, dan kalau hal ini terus berlanjut maka
               tentu akan membuat kepercayaan rakyat kepada pemerintah menjadi bermasalah
               dan hal itu tentu jelas tidak baik bagi kehidupan bangsa dan negara ini ke
               depannya," ucapnya.

               (eva/rfs) pemprov sultra dprd sultra tka china tenaga kerja asing mui jokowi
               pandemi corona corona covid-19 sultra round-up biromakassar.















                                                      Page 599 of 695.
   595   596   597   598   599   600   601   602   603   604   605