Page 615 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 615
"Menutup perusahaan itu sebenarnya alternatif terakhir. Jika segala upaya dan
usaha sudah dilakukan pemerintah dan pengusaha dalam mencegah penyebaran
COVID-19 sudah ditempuh tapi tidak memberikan hasil maksimal, barulah langkah
itu dilakukan," terang Katsaing.
Katsaing juga mengungkapkan penutupan terbatas di pintu gerbang masuk
Kabupaten Morowali atau karantina wilayah terbatas khusus di Kecamatan Bahodopi
juga seyogyanya merupakan suatu upaya yang baik. Kemudian, seluruh buruh
dilakukan uji sampel baik berupa rapid test atau lainnya di kawasan PT IMIP dan
masyarakat sekitar.
Sependapat, Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Nasional Indonesia (FSPNI)
Morowali, Agus Salim juga mengharapkan adanya solusi konkret dari pemerintah
terkait desakan pengambilan langkah penutupan sementara operasional
perusahaan.
Ia berharap langkah pertama yang dilakukan adalah memberikan solusi terbaik
pencegahan penyebaran COVID-19 dengan cara yang berpihak pada rakyat dan
buruh secara luas. Contohnya, pemerintah mengambil kebijakan karantina wilayah.
Tapi perlu diperhatikan bahwa kebijakan itu sebelum diterapkan sudah melalui
kajian terkait dampak yang akan ditimbulkan.
"Ya, karena karantina wilayah itu menimbulkan banyak dampak. Mulai dari pasokan
barang termasuk sembako berkurang, terjadinya kenaikan harga dan lainnya. Nah,
kondisi ini harus diperhatikan agar masyarakat bisa disiplin menjalani karantina
wilayah. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama baik dari pemerintah, perusahaan,
buruh dan masyarakat sekitar," paparnya.
Pemadaman listrik pasti terjadi Agus Salim mengungkapkan salah satu dampak
negatif ketika dilakukan penutupan sementara operasional PT IMIP ialah terjadinya
pemadaman listrik di sejumlah daerah. Itu disebabkan pasokan listrik yang sebagian
sumber energinya berasal dari PLTU yang ada di dalam kawasan PT IMIP.
Tak hanya itu, sektor telekomunikasi seperti telkomsel juga bakal terdampak, sebab
pemancar (provider) satu-satunya di wilayah itu masih mengandalkan listrik yang
bersumber dari kawasan PT IMIP.
"Tanpa persiapan yang matang kita bisa saja kembali ke zaman saat Bahodopi
belum ada listrik dan sinyal telepon," kata Agus Salim.
Melihat desakan pemangku kepentingan yang tidak dilandasi solusi konkret, ketiga
pengurus organisasi pekerja/ buruh di Morowali itu berpendapat bahwa ada motif
tersembunyi di balik desakan penutupan operasional PT IMIP.
Pasalnya, desakan penutupan sementara itu dinilai tanpa mempertimbangkan nasib
38.000 buruh (belum termasuk buruh perusahaan kontraktor dan perusahaan
suplier). Termasuk bagaimana nasib para pedagang kecil yang selama ini
Page 614 of 695.

