Page 620 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 620
Title EKONOM PERINGATKAN POTENSI PENDAFTAR KARTU PRAKERJA HANYA INCAR INSENTIF
TUNAI, BUKAN PELATIHANNYA
Media Name harianjogja.com
Pub. Date 30 April 2020
Page/URL https://news.harianjogja.com/read/2020/04/30/500/1038035/ekonom-pering atkan-
potensi-pendaftar-kartu-prakerja-hanya-incar-insentif-tunai-buka n-pelatihannya
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
JAKARTA - Pemerintah meluncurkan program Kartu Prakerja sebagai dampak
pandemi Corona. Ekonom memperingatkan adanya potensi para pendaftar Kartu
Prakerja hanya mengincar dana insentif yang ditawarkan Pemerintah, dibandingkan
dengan memanfaatkan program pelatihannya. Center of Reform on Economics
(CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan bahwa melalui program ini, peserta
kartu prakerja nantinya memperoleh bantuan pemerintah sebesar Rp3,55 juta, di
mana Rp2,4 juta di antaranya berupa insentif tunai.
"Saya yakin sebagian besar dari mereka mendaftar untuk mendapatkan insentifnya.
Ini perlu ditanyakan kepada pendaftar," ujarnya dalam diskusi daring mengenai
Kartu Prakerja, Rabu, (29/4/2020).
Menurutnya, kondisi seperti ini pun tergolong wajar, khususnya di tengah
banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi virus corona. Lebih
lanjut, imbuhnya, para pendaftar sebenarnya tak membutuhkan pelatihan untuk
mencari pekerjaan, melainkan dana untuk menghidupi diri dan keluarga. Oleh
karena itu, Piter meminta pemerintah untuk terus melakukan evaluasi terhadap
program Kartu Prakerja. Pasalnya dia melihat bahwa saat ini program kartu prakerja
belum memiliki urgensi yang tepat waktu di momen pandemi seperti ini.
"Waktunya perlu dilihat kembali. Kalau kartu prakerja digulirkan pada saat tidak di
tengah pandemi mungkin akan disambut gembira," lanjutnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa seandainya bantuan dari pemerintah sudah
lancar dan dilaksanakan dengan cepat dan tepat sasararn ke masyarakat, maka
polemik mengenai Kartu Prakerja tidak akan mengemuka.
Menurutnya, saat ini sangat banyak masyarakat yang terdampak wabah dan belum
mendapatkan bantuan.
"Persoalannya, di tengah gencar prakerja ini, masyarakat tidak akan menggugat bila
mereka sudah mendapatkan bantuan. Persoalan kita, kartu prakerja harus
disesuaikan dengan kondisi yang sekarang. Kartu Prakerja lebih cocok untuk kondisi
yang normal," terangnya.
Sumber : Bisnis.com.
Page 619 of 695.

