Page 655 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 655
Title OMBUDSMAN SOAL 500 TKA CHINA DI SULTRA: ABSURD, KEPEKAAN SOSIAL KEMENAKER
RENDAH
Media Name kumparan.com
Pub. Date 30 April 2020
Page/URL https://kumparan.com/kumparannews/ombudsman-soal-500-tka-china-di-sult ra-absurd-
kepekaan-sosial-kemenaker-rendah-1tK7JTompYh/full
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
OMBUDSMAN SOAL 500 TKA CHINA DI SULTRA: ABSURD, KEPEKAAN
SOSIAL KEMENAKER RENDAH
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyetujui rencana penggunaan 500
TKA China di Sultra. Penggunaan TKA China tersebut diajukan PT Virtue Dragon
Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel tanggal 1 April.
Anggota Ombudsman, Alvin Lie, menilai keputusan Kemenaker tersebut tak tepat.
Apalagi, para 500 TKA tersebut seharusnya dijadwalkan datang pada 22 April.
Alvin mengatakan keputusan Kemenaker sangat ironis. Sebab, di masa pandemi
virus corona ini, banyak pekerja lokal yang diwajibkan work from home.
"Pekerja kita sendiri diwajibkan WFH. Bahkan banyak yang dirumahkan dan kena
PHK. Tapi TKA justru diizinkan masuk bekerja di Indonesia. Sungguh absurd," kata
Alvin kepada kumparan, Kamis (30/4).
Selain itu, ia menilai keputusan Kemenaker menunjukkan rendahnya kepekaan
sosial. Sebab tidak mempertimbangkan lingkungan yang sedang berperang melawan
penyebaran virus corona.
"Sikap Pejabat Kemenaker menunjukkan rendahnya kepekaan sosial dan politik.
Mereka hanya mempertimbangkan peraturan formal, tapi abai lingkungan
operasionalisasi peraturan tersebut," ucapnya.
Menurutnya, argumen yang diutarakan Kemenaker terkait permohonan kedua
perusahaan sudah sesuai aturan dan undang-undang sangat lemah. Apalagi, ia
mengatakan, saat ini Indonesia sedang dalam menghadapi bencana nasional wabah
virus corona.
"Argumen yang sangat lemah. Peraturan berlaku untuk kondisi normal. Saat ini
Indonesia sedang kondisi Bencana Nasional," ucap Alvin.
"Izin dapat diberikan tapi pelaksanaannya harus menunggu Bencana Nasional
selesai, kehidupan sosial, ekonomi dan politik pulih normal," lanjutnya.
Selain itu, Alvin mensinyalir keputusan Kemenaker mengizinkan 500 TKA China di
Sultra itu menunjukkan masih adanya ego sektoral. Karena, sejumlah instansi kini
tengah getol dalam upaya penghentian penyebaran COVID-19 di Indonesia.
"Salah satu bukti bahwa ego sektoral masih sangat kuat dan kental walau Indonesia
Page 654 of 695.

