Page 654 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 654

Title          KEMENAKER: KAMI TAK BISA TOLAK IZIN 500 TKA CHINA DI SULTRA
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      30 April 2020
                              https://kumparan.com/kumparannews/kemenaker-kami-tak-bisa-tolak-izin-5 00-tka-di-
               Page/URL
                              sultra-1tK4ON3FHR7
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Kabar akan datangnya 500 TKA asal China di Sulawesi Tenggara pada 22 April kini
               tengah dikritik sejumlah pihak.  Bukan hanya kritik soal nasib banyaknya WNI yang
               butuh pekerjaan, tapi juga penyebaran virus corona di Indonesia kini belum selesai.
               Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) membenarkan telah menyetujui
               Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) 500 TKA China tersebut. RPTKA
               diajukan pada 1 April oleh dua perusahaan, yakni PT Virtue Dragon Nickel Industry
               dan PT Obsidian Stainless Steel.

               "Betul terkait persetujuan penggunaan TKA untuk kedua perusahaan tersebut.
               Mengacu pada Pemen Hukum dan HAM Nomor 11 Tahun 2020 dan peraturan
               perundang-undangan lainnya, secara legalitas Kemnaker tak bisa menolak
               permohonan pengesahan RPTKA yang diajukan oleh perusahaan pengguna,"
               ungkap Plt Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker, Aris Wahyudi, kepada kumparan,
               Kamis (30/4).

               "Karena dari sisi hukum atau peraturan penggunaan TKA semuanya terpenuhi,
               termasuk penggunaan TKA pada masa pandemik COVID-19, terutama Pemen
               Hukum dan HAM No 11 Tahun 2020, yaitu Pasal 3 ayat (1) huruf f," imbuhnya.

               Terkait dengan potensi penyebaran virus corona, Kemenaker telah menyurati kedua
               perusahaan pada 15 April. Isinya adalah, kedua perusahaan diwajibkan
               berkoordinasi dengan stakeholders setempat untuk memitigasi dan memastikan
               calon TKA asal China tak terpapar corona.

               Kemenaker juga meminta kedua perusahaan mengutamakan keselamatan dan
               kesehatan tenaga kerja lokal serta warga sekitar. Selain itu, kedua perusahaan juga
               diminta memastikan aktivitas tetap berjalan sehingga tidak ada PHK terhadap
               tenaga kerja lokal.

               "Perlu kami tambahkan bahwa pelaksanaan kebijakan persetujuan atau pengesahan
               RPTKA dari kedua perusahaan di lapangan harus tetap mengedepankan aspek
               keselamatan dan kesehatan kerja bagi seluruh karyawan dan masyarakat setempat
               dan sekaligus mencegah pembangunan aktivitas perusahaan tetap dapat berjalan
               sehingga kemungkinan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) tenaga kerja
               lokal dapat dihindarkan," tulis Aris dalam surat Kemenaker tertanggal 15 April.



                                                      Page 653 of 695.
   649   650   651   652   653   654   655   656   657   658   659