Page 690 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 690

Title          AIRLANGGA SEBUT 1,7 JUTA ORANG KENA PHK SELAMA PANDEMI COVID-19
               Media Name     tirto.id
               Pub. Date      30 April 2020
               Page/URL       https://tirto.id/airlangga-sebut-17-juta-orang-kena-phk-selama-pandemi -covid-19-ff2F
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Menko Perekonomian Airlangga Hatarto menyebut ada 1,7 juta orang kena PHK
               sepanjang pandemi COVID-19 di Indonesia. Menteri Koordinator Perekonomian
               Airlangga Hartarto menyatakan ada 1,7 juta orang yang mengalami pemutusan
               hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan sepanjang pandemi COVID-19 di Indonesia.

               Hal tersebut ia sampaikan usai mengikuti rapat terbatas dengan topik "Mitigasi
               Dampak COVID-19 terhadap Sektor Ketenagakerjaan" yang dipimpin Presiden Joko
               Widodo melalui "video conference".

               "Tadi direkonsiliasi data ketengakerjaan. Jumlah tenaga kerja yang di-PHK 375 ribu,
               total yang dirumahkan 1,4 juta orang jadi 1,7 juta secara total," kata Airlangga di
               Jakarta, Kamis (30/4/2020) seperti dikutip Antara.

               Jumlah tersebut masih ditambah dengan 314.833 orang pekerja sektor informal
               yang juga terdampak COVID-19.

               "Data ini adalah data yang telah dipusatkan oleh Kementerian Tenaga Kerja untuk
               diverifikasi, selain dengan Kemenaker juga terkait dengan BPJS Ketenagakerjaan,"
               ungkap Airlangga.

               Para pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan itu akan dimasukkan ke dalam
               Prgram Kartu Prakerja secara bertahap.

               "Dimasukkan secara bergelombang dalam 4-5 minggu ke depan. Kartu Pra Kerja
               yang sudah mendaftar untuk registrasi mencapai 9 juta orang dan sudah
               mendapatkan saldo itu ada gelombang pertama dan kedua sebanyak 456 ribu user,
               terbanyak di Jakarta, kemudian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi
               Selatan," ungkap Airlangga.

               Sebanyak 18 persen penerima manfaat Kartu Pra Kerja memilih untuk menerima
               insentif melalui bank dan sisanya 72 persen menggunakan "e-wallet" atau "e-
               money".

               Sementara itu, Airlangga juga membantah mengenai informasi 13 juta pekerja yang
               dirumahkan.

               "Bukan demikian yang benar adalah ada 4 juta tenaga kerja yang bekerja di
               perusahaan yang perusahaanya mendaftarkan izin operasi saat PSBB (Pembatasan



                                                      Page 689 of 695.
   685   686   687   688   689   690   691   692   693   694   695