Page 48 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 48
Judul 152 TKA China Tiba di Kendari, Ketua DPRD Sultra Cek Visa Pekerja
Nama Media detik.com
Newstrend Kedatangan TKA China
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5065699/152-tka-china-tiba-di-kendari-
ketua-dprd-sultra-cek-visa-pekerja
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-24 01:30:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
neutral - Abdurrahman Saleh (Ketua DPRD Sultra) Kami sudah melihat, 156 (152 TKA dan 4 tim
medis asal Indonesia) ini kami mengambil sampling secara acak dan diperlihatkan visanya
kepada kami. Memang visa yang digunakan itu visa 312 atau visa tenaga kerja
neutral - Abdurrahman Saleh (Ketua DPRD Sultra) Kami juga masih meminta terkait keahlian
yang ada pada 15 kategori keahlian
positive - Abdurrahman Saleh (Ketua DPRD Sultra) Kita kumpulkan dulu semua secara konkrit
baru kita ambil langkah apa yang akan kita lakukan
Ringkasan
Kendari - Tenaga Kerja Asing (TKA) China gelombang pertama tiba di Bandara Halu Oleo
Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh melakukan
pengecekan terhadap visa masing-masing TKA.
152 TKA CHINA TIBA DI KENDARI, KETUA DPRD SULTRA CEK VISA PEKERJA
Kendari - Tenaga Kerja Asing (TKA) China gelombang pertama tiba di Bandara Halu Oleo
Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh melakukan
pengecekan terhadap visa masing-masing TKA.
Begitu gelombang pertama ini tiba, ARS sapaan akrabnya langsung meminta visa yang
digunakan oleh TKA tersebut. Sidak tersebut sengaja dilakukannya untuk memastikan jika TKA
yang datang ini menggunakan visa tenaga kerja.
"Kami sudah melihat, 156 (152 TKA dan 4 tim medis asal Indonesia) ini kami mengambil
sampling secara acak dan diperlihatkan visanya kepada kami. Memang visa yang digunakan itu
visa 312 atau visa tenaga kerja," kata Abdurrahman Saleh di Bandara Halu Oleo Kendari,
Sulawesi Tenggara, Selasa (23/6/2020).
Tidak hanya melakukan sidak visa terhadap TKA pada gelombang pertama dari total 500 TKA
itu. ARS juga menanyakan keahlian masing-masing TKA tersebut.
"Kami juga masih meminta terkait keahlian yang ada pada 15 kategori keahlian," ujarnya.
47

