Page 51 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 51

152 TKA itu didampingi 4 tenaga medis yang merupakan gelombang pertama dari 500 orang
              TKA.

              Hal itu dibenarkan Kepala Bandara Kendari Safruddin.

              "Pesawat carter Lion. Ini baru sampai," kata Safruddin kepada sejumlah wartawan di  Bandara
              Haluoleo  Kendari  , Selasa (23/6/2020).
              Dijelaskan, pesawat carteran yang membawa TKA untuk gelombang pertama itu sempat transit
              di Kota Manado sebelum tiba di  Kendari  .

              Safruddin menjelaskan, semua TKA itu tetap mengikuti protokol kesehatan.

              Dikatakan, tidak ada perlakuan khusus, sama seperti penumpang biasa.

              "Sudah ada petugas dari KKP yang memeriksa dokumen kesehatannya, jadi tetap mengikuti
              protokol kesehatan," ujarnya.

              Safruddin mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah TKA gelombang pertama ini dari
              total keseluruhan sebanyak 500 TKA.

              "Saya belum pegang manifes, jadi belum tahu pasti jumlahnya," tambahnya, seperti dilansir dari
              Kompas.com dalam artikel "  Gelombang Pertama TKA China Tiba di Kendari, Gunakan Pesawat
              Carter  ".

              Kedatangan TKA itu disaksikan langsung Ketua  DPRD Sultra Abdurrahman Saleh yang ingin
              memastikan visa yang digunakan para TKA tersebut.

              Pantuan di  Bandara Haluoleo  Kendari  , setibanya di bandara para TKA yang tiba itu tidak
              keluar sekaligus, mereka keluar pintu kedatangan secara bertahap masing-masing sebanyak 6
              orang.

              Kedatangan ratusan TKA itu dikawal ketat anggota polisi dan personel TNI Angkatan Udara,
              kemudian  mereka  naik  ke  mobil  carteran  untuk  selanjutnya  menuju  kawasan  industri  di
              Kecamatan Morosi, kabupaten Konawe.

              Ratusan TKA itu akan bekerja di pertambangan PT VDNI.

              Sementara itu, di perempatan  Bandara Haluoleo  Kendari  massa pengunjuk rasa masih tetap
              bertahan.

              Tolak  Kedatangan  500  TKA  China    Ratusan  orang  dari  berbagai  elemen  berunjuk  rasa  di
              perempatan  Bandara Haluoleo  Kendari  di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan,
              Selasa (23/6/2020), menolak kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China.

              Ratusan orang itu bergerak dari kantor imigrasi menuju  Bandara Haluoleo  dan berencana
              mengadang pekerja China yang rencananya akan tiba di  Bandara Haluoleo  Kendari  pukul
              17.30 Wita.

              Dalam aksi itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Sulawesi Tenggara  (Sultra)
              Sudirman ikut menyampaikan orasinya di perempatan  Bandara Haluoleo  Kendari  .

              Dalam  orasinya,  Sudirman  yang  merupakan  politisi  PKS  menyatakan  penolakan  terhadap
              kehadiran ratusan TKA di tengah wabah virus corona alias Covid-19.

              Ia  menjelaskan,  kebijakan  pemerintah  dengan  mendatangkan  TKA  sangat  tidak  tepat,
              sementara masih banyak warga di Sultra yang belum memiliki pekerjaan.

                                                           50
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56