Page 56 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 56

Konon  ratusan  pekerja  asing  ini  merupakan  pekerja  ahli  yang  akan  menyelesaikan
              pembangunan 33 tungku smelter di Morosi.

              Ketua DPRD Sultra Abdur Rahman Saleh mengatakan Pemprov Sultra mendukung masuknya
              investasi di  Bumi Anoa. Namun katanya sejak awal beroperasi pada 2014 lalu sampai saat ini,
              VDNI  terus  berpolemik,    salah  satu  yang  teranyar  adalah  persoalan  pekerjanya  yang
              didatangkan dari Cina.

              Menurut pria yang karib disapa dengan akronim ARS ini berdasarkan laporan dan temuan DPRD
              banyak ketidak sesuain data dan fakta salah satunya didapati pekerja tambang asal Cina ini
              sebelumnya  menggunakan visa kunjungan.

              "Kita kecolongan, pada Maret lalu, 49 TKA yang datang temuanya mereka menggunakan visa
              kunjungan.  Nanti  tiba  mereka  menggunakan  visa  312  alias  visa  kerja  tapi  ada  laporan  dari
              pekerja lokal di sana kalau ternyata dari 49 TKA itu banyak helper sama statusnya dengan
              pekerja lokal," terang ARS  yang ditemui di Bandara Haluoleo saat menunggu kedatangan TKA
              untuk menyidak dokumen ketenagakerjaan pekerja asal Cina ini.

              Lebih  jauh  politisi  PAN  ini  menjelaskan  pemerintah  Sultra  meminta  perusahaan  menaati
              mekanisme dan prosedur mempekerjakan  pekerja asing. Meraka hadir tidak  lagi menggunakan
              visa kunjungan tetapi menggunakan visa kerja dan memang memiliki keahlian.

              Sebabnya kalau itu tidak dilakukan, negara dan daerah mengalami kerugian yang sangat besar.
              Dalam  aturanya  perusahaan  yang  menggunakan  tenaga  kerja  asing    wajib  membayar
              kompensasi 100 dollar per pekerja per bulan.

              "Nah  coba  jika  dihitung  gajinya  1500  sampai  2500  dollar  dan  harus  dipotong  20  persen
              pendapatanya maka ada 9 juta yang hilang dikali 1000 orang menggunakan visa kunjungan
              berarti kita kehilangan Rp 9 miliar perbulan nah kalau 10 bulan  berarti  Rp  90 miliar  yang
              hilang,  yang kita ingin asas keadilan berlaku," urai Rahman.

              Dilai sisi jelas Rahman pelanggaran atas tidak patuhnya prosedural dokumen ketenagakerjaan
              akan berdampak pidana 5 tahun plpenjara dan denda sampai 500 juta rupiah. Menurut Rahman
              dengan sekelumit persoalan tenaga kerja asing ini pihaknya akan membentuk tim evaluasi untuk
              terkait tenaga kerja asing ini.

              Pantauan Tempo, 156 TKA ini tiba sekitar pukul 20.30 Wita di Bandara Haluoleo. Mereka terbang
              dari Ghuanzhou  melalui Malaysia, lalu transit ke Manado dan berlanjut ke Bandara Haluoleo.
              Setibanya mereka langsung menuju lokasi pertambangan VDNI dan OSS di Kecamatan Morosi
              Kabupaten Konawe dengan pengawalan super ketat dari personil TNI dan polisi.

              Kepala  Bandara  Haluoleo  Syafruddin  kepada  Tempo  mengatakan  156    TKA  Cina    ini  tiba
              menggunakan maskapai carteran Lion Air dari Bandara Sam Ratulangi.

              Syafruddin mengatakan tak ada protokol khusus bagi pekerja asing ini. Status mereka adalah
              penumpang domestik.

              "Tiba  langsung  pemeriksaan  ada  petugas    KKP  memeriksa  dokumen  kesehatan  setelah  itu
              diperiksa biasa rapid test dan deteksi suhu tubuh," Syafruddin menjelaskan.
              Sementara itu penolakan terhadap masuknya pekerja asal China ke Sultra terjadi sejak Senin
              pagi, pantauan Tempo ratusan mahasiswa berdemonstrasi di sejumlah titik. bermula di kantor
              Imigrasi Kendari dan di pintu gerbang Bandara Haluoleo. Massa sempat meringsek untuk masuk
              ke area bandara namun personil polisi yang berjaga menghalangi massa.



                                                           55
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61