Page 58 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 58

Judul               Polisi Desak Mundur Demonstran Tolak TKA China di Sultra
                 Nama Media          republika.co.id

                 Newstrend           Kedatangan TKA Asal Cina
                 Halaman/URL         https://republika.co.id/berita/qce4it354/polisi-desak-mundur-
                                     demonstran-tolak-tka-china-di-sultra
                 Jurnalis            Bayu Hermawan
                 Tanggal             2020-06-24 00:56:00
                 Ukuran              0

                 Warna               Halaman Warna
                 AD Value            Rp 17.500.000
                 News Value          Rp 52.500.000
                 Kategori            Ditjen Binapenta
                 Layanan             Korpo
                 Sentimen            negative

              Ringkasan

              Petugas  kepolisian  mendesak  mundur  ratusan  orang  yang  melakukan  unjuk  rasa  menolak
              kedatangan 500 tenaga kerja sing (TKA) asal China. Kericuhan mewarnai unjuk rasa yang di
              gelar di simpang empat Desa Ambaipua, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, sejak
              Selasa (23/6) hingga Rabu (24/6) dini hari.

              Polisi mendesak mundur pengunjuk rasa dengan menembakkan gas air mata dan  water canon
              karena  massa  aksi  sempat  melemparkan  batu  dan  kayu  ke  arah  polisi.  Sebelumnya  pihak
              kepolisian  memperingatkan  masa  pengunjuk  rasa  agar  membubarkan  diri,  namun  imbauan
              tersebut tidak diindahkan dan massa berupaya melemparkan batu dan kayu ke arah polisi.



              POLISI DESAK MUNDUR DEMONSTRAN TOLAK TKA CHINA DI SULTRA

              KONAWE  SELATAN  --  Petugas  kepolisian mendesak  mundur  ratusan  orang  yang  melakukan
              unjuk rasa menolak kedatangan 500 tenaga kerja sing (TKA) asal China. Kericuhan mewarnai
              unjuk  rasa  yang  di  gelar  di  simpang  empat  Desa  Ambaipua,  Kabupaten  Konawe  Selatan,
              Sulawesi Tenggara, sejak Selasa (23/6) hingga Rabu (24/6) dini hari.

              Polisi mendesak mundur pengunjuk rasa dengan menembakkan gas air mata dan  water canon
              karena  massa  aksi  sempat  melemparkan  batu  dan  kayu  ke  arah  polisi.  Sebelumnya  pihak
              kepolisian  memperingatkan  masa  pengunjuk  rasa  agar  membubarkan  diri,  namun  imbauan
              tersebut tidak diindahkan dan massa berupaya melemparkan batu dan kayu ke arah polisi.

              Hingga  Rabu  (24/6/2020)  pukul  00.10  Wita,  pihak  kepolisian  tengah  berupa  membubarkan
              massa dengan terus menembakkan gas air mata dan  water canon  ke arah pengunjuk rasa di
              Kecamatan Ranomeeto itu.

              Sebelumnya, para massa aksi melakukan  sweeping  pada setiap kendaraan, khususnya roda
              empat yang keluar dari bandara, untuk memeriksa setiap penumpang, apakah memuat TKA
              atau tidak. Massa yang melakukan unjuk rasa menolak kedatangan 500 orang tenaga kerja
              asing yang akan bekerja membangun smelter di PT DNI dan OSS Morosi Kabupaten Konawe
              dimulai sejak Selasa (23/6/2020) siang hari dan berlanjut hingga malam hari..


                                                           57
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63