Page 43 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2019
P. 43

memberikan informasi yang baik untuk lembaga pelatihan dan pendidikan,sehingga
               tahu apa yang dibutuhkan oleh pengguna.

               "Paling penting, informasi pasar kerja yang disepakati ini harus , sehingga siapapun
               masyarakat kita dapat dengan mudah mengakses informasi pasar kerja. Itulah
               perlunya kolaborasi ketiga negara dalam menyampaikan informasi lowongan kerja
               masing-masing negara," kata Khairul.

               Selain pembentukan sistem informasi pasar kerja yang lebih aktif dan adaptif,
               Khairul juga mengapresiasi capaian Working Grup ini, khususnya dalam
               implementation Blueprint (IB) 2017 -2021 yang lebih konkrit.

               "Tiga negara sudah fokus ke arah mutual recognition of skills atau pengakuan
               keterampilan yang telah disepakati di bidang welding, automotif dan sektor
               pariwisata (spa dan barista). Didukung jeraring BLK dan harmonisasi standar
               kualifikasi di tiga negara anggota IMT - GT, tentunya akan membawa dampak yang
               sangat baik bagi integrasi dan kerjasama ketenagakerjaan di kawasan sub-regional,"
               kata Khairul.

               Ia juga menegaskan, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mewujudkan iklim
               bisnis yang kondusif, baik dari sisi regulasi, perizinan, insentif, dan agar dapat
               meningkatkan investasi asing ke Indonesia. Investasi Malaysia dan Thailand yang
               datang ke Indonesia diharapkan dapat meningkat.

               "Pemerintah Indonesia mengajak kalangan dunia usaha dan industri yang berasal
               dari dalam maupun luar negeri (PMA) untuk berinvestasi di Indonesia dan
               mendukung pengembangan SDM dengan membangun sistem pelatihan kerja dan
               sertifikasi profesi secara terpadu bagi pekerja Indonesia," kata Khairul.

               Dalam kesempatan itu, Khairul juga menyampaikan empat poin terkait masalah,
               tantangan, sekaligus jawaban atas masalah dan tantangan ketenagakerjaan dewasa
               ini.

               "Pertama, ekosistem ketenagakerjaan. Intinya, ekosistem ketenagakerjaan kita ini
               kaku dan rigid, sehingga perlu ditransformasikan menjadi lebih fleksibel sesuai
               perkembangan pasar kerja masa depan," katanya.

               Kedua, pasar kerja di Indonesia masih kurang aktif, sehingga perlu dipastikan
               menjadi pasar kerja aktif dengan sejumlah intervensi kebijakan pemerintah.

               "Ketiga, pengembangan skill. Skill SDM yang ada masih disfektif, sehingga perlu
               ditransformasikan ke arah yang adaptif terhadap perubahan untuk mengatasi
               kualitas, kuantitas maupun persebaran SDM yang kurang merata," kata Khairul.

               Terakhir, jaminan sosial yang pada intinya jaminan sosial ke depan perlu diperkuat
               dan diperluas agar lebih inklusif.




                                                       Page 42 of 131.
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48