Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JUNI 2019
P. 70
Ia mengatakan pekerja yang melarikan diri dan sembunyi ke arah Pantai Lentera
Hijau diketahui bekerja di perusahaan PT Indo Fudong Konstruksi dan PT Multiara
Indah Construction yang merupakan sub-kontrak proyek PLTU batu bara Teluk
Sepang.
Samsu mengatakan tindakan pekerja asing yang menghindari petugas itu menjadi
pertanyaan besar, sebab setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen izin
tinggal ternyata mereka mengantongi izin tinggal sementara (ITAS) yang diterbitkan
Imigrasi.
Menurut Samsu, para pekerja yang lari dan sembunyi dari petugas tersebut perlu
diberikan pemahaman tentang aturan terkait ketenagakerjaan di Indonesia.
"Kalau memang mereka punya izin tinggal jangan lari, karena ini bisa memunculkan
kecurigaan dari masyarakat," ujarnya pula.
Samsu mencontohkan razia sepekan sebelumnya, saat warga merekam dalam video
beberapa tenaga kerja asing asal China yang diduga melarikan diri dan sembunyi
saat razia petugas Imigrasi.
Karena itu, ia mengimbau para pejabat perusahaan yang mempekerjakan TKA untuk
memberikan bimbingan kepada TKA, sehingga tidak melakukan tindakan tidak
terpuji.
Ia juga memperingatkan warga negara asing asal China yang bekerja di wilayah ini,
agar tidak menggunakan Visa on Arrival untuk tujuan bekerja.
Hasil pemeriksaan petugas, diketahui sebanyak 402 orang TKA China bekerja pada
proyek PLTU batu bara 2x100 megawatt di Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu.
Page 69 of 104.

