Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 OKTOBER 2019
P. 95

Title          UPAH MINIMUM PROVINSI JAWA TIMUR DIPERKIRAKAN RP1,7 JUTA
               Media Name     harianbhirawa.com
               Pub. Date      21 Oktober 2019
               Page/URL       http://harianbhirawa.com/upah-minimum-provinsi-jawa-timur-diperkirakan -rp17-juta/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Pemprov Jatim, Bhirawa


               Menteri Ketenagakerjaan RI telah menetapkan kenaikan UMP Jatim 2020,
               berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,51
               persen. Jika diasumsikan, maka untuk Jawa Timur nantinya UMP-nya dari Rp
               1.630.059 menjadi Rp 1.768.777.

               Kenaikan upah besaram 8,51% tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri
               Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019
               tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk
               Domestik Bruto Tahun 2019.

               Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu
               Bagijo menyampaikan, kalau perhitungan UMP sudah jelas dan dalam waktu dekat
               akan dilakukan sidang bersama Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov) Jawa
               Timur. "Setelah itu, pada tanggal 1 November 2019 , Gubernur Jawa Timur, Hj
               Khofifah Indar Parawansa akan mengumumkannya besarannya secara resmi,"
               ujarnya ketika dikonfirmasi, kemarin.


               Menurutnya, terbitnya surat Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri sudah sangat
               jelas dalam mengatur UMP dan UMK. "Jadi tidak akan ada permasalahan, karena
               formulasinya sudah ditetapkan begitu jelas," ujarnya.

               Ia juga mengatakan, kalau UMK Jatim masih diatas UMP. Seperti tahun 2019, upah
               buruh terendah Rp 1,7 juta, diterapkan di 9 kabupaten yakni Kabupaten Sampang,
               Situbondo, Pamekasan, Madiun, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, dan
               Kabupaten Magetan.

               Begitupula terkait penetapan UMK, lanjut Himawan, dalam surat Menaker RI
               tersebut menjadi Gubernur dapat (tidak wajib) menetapkan upah minimum
               kabupaten tertentu (yang mampu membayar upah minimu lebih tinggi dari UMP).

               "Artinya, untuk UMK masing-masing Kabupaten/kota mengirimkan usulan pada
               Gubernur, dan selanjutnya segera ditetapkan. Jadi Gubernur hanya menetapkan apa
               yang telah menjadi usulan kabupaten/kota," ujarnya.

               Dikatakannya, untuk UMP dan UMK yang telah ditetapkan Gubernur nantinya akan
               berlaku terhitung pada 1 Januari 2020. "Paling tidak UMK nantinya, pertengahan
               November 2019 baru akan tetapkan Gubernur. Jika semua usulan dari
               kabupaten/kota sudah masuk," katanya.[rac]




                                                       Page 94 of 104.
   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100