Page 323 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 323

Dipimpin  Menaker,  para  pekerja  korban  pemutusan  hubungan  kerja  (PHK)  itu  melakukan
              penyemprotan disinfekstan di daerah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

              "Kita semua tahu akibat dari pandemi Covid-19 ini banyak sekali usaha dan perekonomian kita
              berhenti.  Akibatnya  ada  saudara-saudara  kita  yang  kehilangan  pekerjaan,  di-PHK  atau
              kehilangan pendapatan, tidak lagi 100 persen seperti sebelum pandemi," kata Menaker ketika
              bertemu dengan warga di Jakarta Selatan, Jumat.

              Menaker mengatakan bahwa kondisi ketenagakerjaan Indonesia mengalami dampak signifikan
              karena  Covid-19.  Berdasarkan  data  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  yang  sudah
              diverifikasi sampai akhir Mei 2020, total 1.792.108 pekerja terdampak pandemi.

              Melihat kondisi itu, kata Menaker, pemerintah tidak tinggal diam dan mengalokasikan anggaran
              untuk tidak hanya menangani dampak di sektor kesehatan tapi juga sosial dan ekonomi. Lewat
              berbagai jaring pengaman sosial, pemerintah berusaha membantu mereka yang ekonominya
              terdampak.

              Sebagai bagian dari usaha pemerintah, Kemnaker juga terus melakukan berbagai langkah untuk
              membantu pekerja dengan program seperti peningkatan kompetensi dan Padat Karya, yang
              diwujudnyatakan lewat mengkaryakan pekerja korban PHK.

              "Kita memberdayakan teman-taman yang kena PHK dan dirumahkan. Biasanya membangun
              sanitasi tapi kali ini memberikan dukungan dengan menciptakan lingkungan yang sehat dengan
              penyemprotan disinfektan," ujar Menaker.

              Pada  kesempatan  itu,  sekitar  sepuluh  orang  yang  dikaryakan  dalam  progam  Padat  Karya
              Infrastruktur  menyemprot  lingkungan  di  RW  02,  Kelurahan  Bangka,  Kecamatan  Mampang
              Prapatan dengan  disinfektan  .

              Salah satu warga sekitar yang dikaryakan adalah Nabon yang menjadi korban PHK.
              Nabon  mengaku  sudah  terlibat  sejak  awal  membantu  RT/RW  untuk  menjaga  pintu  masuk
              lingkungan sekitar sebagai bentuk penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi
              memutus penyebaran COVID-19.

              Pihak RT/RW pula yang mengajukan dia ikut terlibat dalam progam Padat Karya menjadi salah
              satu penyemprot. "Alhamdulillah dapat bantuan berupa sembako, cukup semua seperti beras.
              Saya berterima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu lingkungan ini," kata dia..




























                                                           322
   318   319   320   321   322   323   324   325   326   327   328