Page 321 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 321
kehilangan pendapatan, tidak lagi 100 persen seperti sebelum pandemi," kata Ida ketika
bertemu dengan warga di Jakarta Selatan, Jumat.
Ida mengatakan bahwa kondisi ketenagakerjaan Indonesia mengalami dampak signifikan
karena Covid-19. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang sudah
diverifikasi sampai akhir Mei 2020, total 1.792.108 pekerja terdampak oleh pandemi.
Melihat kondisi itu, kata Ida, pemerintah tidak tinggal diam dan mengalokasikan anggaran untuk
tidak hanya menangani dampak di sektor kesehatan tapi juga sosial dan ekonomi. Lewat
berbagai jaring pengaman sosial, pemerintah berusaha membantu mereka yang ekonominya
terdampak.
Sebagai bagian dari usaha pemerintah, Kemnaker juga terus melakukan berbagai langkah untuk
membantu pekerja dengan program seperti peningkatan kompetensi dan Padat Karya, yang
diwujudnyatakan lewat mengkaryakan pekerja korban PHK.
"Kita memberdayakan teman-teman yang kena PHK dan dirumahkan. Biasanya membangun
sanitasi tapi kali ini memberikan dukungan dengan menciptakan lingkungan yang sehat dengan
penyemprotan disinfektan," ujar Ida.
Pada kesempatan itu, sekitar sepuluh orang yang dikaryakan dalam program Padat Karya
Infrastruktur untuk menyemprot lingkungan di RW 02, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang
Prapatan.
Salah satu warga sekitar yang dikaryakan adalah Nabon yang menjadi korban PHK.
Nabon mengaku sudah terlibat sejak awal membantu RT/RW untuk menjaga pintu masuk
lingkungan sekitar sebagai bentuk penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) demi
memutus penyebaran Covid-19.
RT/RW pula yang mengajukan dia ikut terlibat dalam program Padat Karya menjadi salah satu
penyemprot. "Alhamdulillah dapat bantuan berupa sembako, cukup semua seperti beras. Saya
berterima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu lingkungan ini," kata dia..
320

