Page 362 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 362

Judul               Ada Ketidakadilan, Anies Hitung Ulang UMP Jakarta 2022
                Nama Media          kumparan.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://kumparan.com/kumparannews/ada-ketidakadilan-anies-hitung-
                                    ulang-ump-jakarta-2022-1x0oVkpkEGF
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-29 14:32:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral - Anies (Gubernur Dki Jakarta) Sementara belum ada formula penetapan UMP yang baru,
              Pemprov  DKI  Jakarta  sedang  melakukan  kaji  ulang  penghitungan  UMP  tahun  2022  dan
              pembahasan  kembali  dengan  semua  stakeholder  untuk  menyempurnakan  dan  merevisi
              Keputusan Gubernur dimaksud agar prinsip keadilan bisa dirasakan



              Ringkasan

              Gubernur  DKI  Jakarta  Baswedan  memutuskan  untuk  menghitung  ulang  besaran  UMP  2022.
              Sebelumnya dia telah menetapkan UMP 2022 sebesar Rp. 4.453.963 atau naik 0,85% dari tahun
              2021. Itu dihitung berdasarkan formula di PP No. 36/2021 tentang Pengupahan.



              ADA KETIDAKADILAN, ANIES HITUNG ULANG UMP JAKARTA 2022

              Gubernur  DKI  Jakarta  Baswedan  memutuskan  untuk  menghitung  ulang  besaran  UMP  2022.
              Sebelumnya dia telah menetapkan UMP 2022 sebesar Rp. 4.453.963 atau naik 0,85% dari tahun
              2021. Itu dihitung berdasarkan formula di PP No. 36/2021 tentang Pengupahan.

              Anies sudah mengirim surat resmi kepada Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk mengkaji
              ulang formula penentuan. Sebab, kondisi saat ini sangat berbeda, ada yang pertumbuhannya
              tinggi ada sektor yang pertumbuhannya rendah.

              "Sementara  belum  ada  formula  penetapan  UMP  yang  baru,  Pemprov  DKI  Jakarta  sedang
              melakukan kaji ulang penghitungan UMP tahun 2022 dan pembahasan kembali dengan semua
              stakeholder untuk menyempurnakan dan merevisi Keputusan Gubernur dimaksud agar prinsip
              keadilan bisa dirasakan," tulis Anies dalam surat yang terima Senin (29/11).





                                                           361
   357   358   359   360   361   362   363   364   365   366   367