Page 620 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 620
Judul Korban PHK bisa dapat JKP, ini manfaat yang didapat, cara daftar dan
ketentuannya
Nama Media kontan.co.id
Newstrend Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Halaman/URL https://caritahu.kontan.co.id/news/korban-phk-bisa-dapat-jkp-ini-
manfaat-yang-didapat-cara-daftar-dan-ketentuannya-1
Jurnalis Tiyas Widya Septiana
Tanggal 2021-11-29 09:48:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Karyawan atau buruh yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan
mendapatkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). JKP adalah jaminan sosial berupa manfaat
uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja yang diberikan kepada karyawan
atau buruh korban PHK. Program jaminan sosial untuk pekerja ini diselenggarakan oleh BPJSK
Ketenagakerjaan dan Pemerintah Pusat.
KORBAN PHK BISA DAPAT JKP, INI MANFAAT YANG DIDAPAT, CARA DAFTAR DAN
KETENTUANNYA
Karyawan atau buruh yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan
mendapatkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
JKP adalah jaminan sosial berupa manfaat uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan
kerja yang diberikan kepada karyawan atau buruh korban PHK.
Program jaminan sosial untuk pekerja ini diselenggarakan oleh BPJSK Ketenagakerjaan dan
Pemerintah Pusat.
Bersumber dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), jaminan ini bertujuan untuk
mempertahankan derajat kehidupan yang layak saat pekerja kehilangan pekerjaan.
Perlu Anda ketahui bahwa perusahaan wajib mengikutsertakan karyawan atau buruh sebagai
peserta program JKP ini.
Karyawan atau buruh korban PHK yang berhak mendapatkan bantuan JKP wajib memenuhi
beberapa persyaratan. Persyaratan tersebut diantaranya sebagai berikut: 1. Warga Negara
Indonesia (WNI) yang telah diikutsertakan dalam program jaminan sosial sesuai tahapan
kepesertaan dalam Perpres Nomor 109 tahun 2013. Perinciannya sebagai berikut: 2. Mempunyai
hubungan kerja dengan perusahaan.
3. Belum berusia 54 tahun.
619

