Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 SEPTEMBER 2019
P. 21

"Saya ingin, pejabat yang dilantik di sini benar-benar meneguhkan komitmennya,
               pada PBNU yakni, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD NRI 1945," jelas
               Hanif.

               Kedua, di tengah dunia yang cepat berubah saat ini hanya ada, pertarungan antara
               cepat dengan lambat, responsif dengan tak responsif. ASN di posisi baru, harus
               dapat bekerja secara responsif terhadap perubahan yang berlangsung. Artinya harus
               bekerja dengan penuh terobosan, penuh dedikasi, penuh integritas, penuh inovasi.

               "Jadi bukan bussiness as usual. Kalau bussines as usual, lewat kami. Saya juga ingin
               bapak ibu dalam jalankan pekerjaannya, bisa memasang kompetitor di luar sebagai
               tolok ukur. Jadi kami tak mengukur dengan diri sendiri, tapi mengukur dengan
               kinerja orang lain," katanya.

               Pesan ketiga, dalam satu tim besar bernama Kemnaker, koordinasi dan sinergi
               menjadi sangat penting dan tak bisa bekerja secara sendiri-sendiri.

               "Kami hanya bisa sukses secara bersama. Itu harus diyakini agar wajah Kemnaker
               selalu baik. Hilangkan ego sektoral, hilangkan ego unitoral untuk bisa mendorong
               pencapaian kinerja yang lebih baik," katanya.

               Menaker menambahkan dengan telah dilantiknya 109 pejabat dan terisinya pejabat
               pimpinan tinggi pratama, administrator dan pejabat pengawas, Menaker berharap
               seluruh jajaran dapat bekerja secara maksimal, bekerja kerja dan bekerja cerdas.

               "Hal itu bertujuan untuk kemajuan organisasi baik instansi pusat, UPTP yang sangat
               strategis menjadi wajah dan etalase Kemnaker di daerah, " katanya.




































                                                       Page 20 of 72.
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26