Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 SEPTEMBER 2019
P. 63

Title          TEMUKAN KEJANGGALAN, KELUARGA TKW LILY YANG MENINGGAL DI MALAYSIA MINTA
                              AUTOPSI
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      25 September 2019
               Page/URL       https://regional.kompas.com/read/2019/09/25/16394571/temukan-kejanggal an-
                              keluarga-tkw-lily-yang-meninggal-di-malaysia-minta
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative






               Pihak keluarga dari tenaga kerja wanita (TKW) Lily Wahidin (28) asal Kota Ternate,
               Maluku Utara, yang meninggal di Malaysia, bersikeras meminta pihak kepolisian
               untuk melakukan autopsi jenazah.

               Permintaan ini untuk memastikan, apakah penyebab kematian Lily benar-benar
               akibat jatuh dari sebuah bangunan.

               Sebab, pihak keluarga menemukan ada kejanggalan dalam kematian Lily.

               Bahkan, pihak keluarga mencurigai organ tubuh Lily sudah diambil.

               "Kematian Lily masih mengundang tanda tanya bagi kami, makanya kami minta
               agar dilakukan autopsi untuk memastikannya," kata Mahrus Adam, suami Lily, saat
               dihubungi Kompas.com, Rabu (25/9/2019).


               Menurut Mahrus, sejumlah kejanggalan yang ditemukan pihak keluarga menguatkan
               mereka bahwa Lily meninggal secara tidak wajar.

               "Makanya kami minta agar dilakukan autopsi, jika memang dari hasil autopsi
               menunjukan organ tubuhnya sudah ada yang hilang, agar ini diusut," kata Mahrus.

               Mahrus berharap kasus yang menimpa istrinya ini dapat mencegah kasus serupa
               terulang bagi korban lainnya.

               Mahrus mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan pihak penyidik di Polda
               Maluku Utara.

               Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda dilakukannya autopsi.

               "Yang saya tanya tim dari Jakarta, tapi saya lihat tidak ada kejelasan. Jadi saya pikir
               sebelum dan sesudah tim ini ke Jakarta hasilnya sama saja," kata Mahrus.

               Sementara itu, Direktur Kriminal Umum Polda Maluku Utara Kombes Anthon
               Setiyawan, hingga berita ini ditulis belum bisa dimintai tanggapan.





                                                       Page 62 of 72.
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68