Page 7 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 SEPTEMBER 2019
P. 7
dan kinerjanya bagi NKRI dan tidak boleh melakukan sesuatu yang bertentangan
dengan PBNU. "Saya ingin, pejabat yang dilantik di sini benar-benar meneguhkan
komitmennya kepada PBNU yakni, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD
NRI 1945," kata Menaker.
Kedua, di tengah dunia yang cepat berubah saat ini, hanya ada pertarungan antara
cepat dengan lambat, responsif dengan tak responsif. ASN di posisi baru harus
dapat bekerja secara responsif terhadap perubahan yang berlangsung. Artinya,
harus bekerja dengan penuh terobosan, dedikasi, integritas, dan inovasi.
"Jadi bukan bussiness as usual. Kalau bussines as usual, lewat kita. Saya juga ingin
bapak ibu dalam jalankan pekerjaannya, bisa memasang kompetitor di luar sebagai
tolok ukur kita. Jadi kita tak mengukur dengan diri kita sendiri, tapi kita mengukur
dengan kinerja orang lain," ucapnya.
Pesan ketiga, dalam satu tim besar bernama Kemnaker, kordinasi dan sinergi
menjadi sangat penting dan tak bisa bekerja secara sendiri-sendiri. "Kita hanya bisa
sukses secara bersama. Itu harus kita yakini agar wajah Kemnaker selalu baik.
Hilangkan ego sektoral, hilangkan ego unitoral untuk bisa mendorong pencapaian
kinerja yang lebih baik," ujarnya.
Menaker berharap dengan telah dilantiknya 109 pejabat dan terisinya pejabat
pimpinan tinggi pratama, administrator dan pejabat pengawas, seluruh jajaran
dapat bekerja secara maksimal, bekerja keras dan cerdas. "Hal itu bertujuan untuk
kemajuan organisasi, baik instansi pusat, UPTP yang sangat strategis menjadi wajah
dan etalase Kemnaker di daerah," katanya.
Page 6 of 72.

