Page 124 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2020
P. 124
Title 1,5 JUTA PEKERJA TEKSTIL DIRUMAHKAN KARENA CORONA
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 21 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200421174652-92-495813/15-juta- pekerja-
Page/URL
tekstil-dirumahkan-karena-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Kementerian Perindustrian mengungkap 1,5 juta pekerja di sektor tekstil
telah dirumahkan akibat wabah virus corona .
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut berdasarkan
pemetaan yang dilakukan kementeriannya, sektor tekstil merupakan salah satu
industri yang mengalami dampak terberat ( hard hit ) akibat virus corona .
"Kami memasukkan industri tekstil ke kelompok suffer karena data per hari ini
sektor tekstil merumahkan 1,5 juta karyawan," ungkapnya lewat video conference,
pada Selasa (21/4).
Meski mengalami tekanan berat, namun Agus menyebut ada sebagian dari industri
tekstil berjaya. Mereka bahkan mampu melakukan ekspor walau ada virus corona.
Ini artinya, kata Agus, terjadi ketimpangan di sektor tersebut. Dia pun mengaku
akan mencari tahu lebih lanjut alasan ada dua sisi bertolak belakang dari sektor
tersebut.
"Ini menjadi PR kami untuk pelajari seperti apa struktur perusahaan dan alasannya
kenapa di sektor sama ada yang kesulitan dan ada yang berjaya," kata dia.
Ia menduga perusahaan tekstil yang tengah menang banyak ini disebabkan oleh
diversifikasi produk yang ditawarkan. Menurut dia, banyak dari mereka yang juga
memanfaatkan peluang dan ikut memproduksi APD.
Selain tekstil, dalam laporannya, ia juga menyebut industri logam juga mendapatkan
tekanan virus corona, diikuti oleh industri peralatan listrik dan kabel. Industri semen,
keramik, kaca, dan elektronik.
Sementara industri Petrokimia, kata Agus merupakan industri yang tergolong
moderat atau tak mengalami perubahan berarti. Katanya, industri alat kesehatan
seperti APD, alat kesehatan, obat-obatan, dan industri masker tengah menjadi
primadona dengan tingginya permintaan saat ini.
Demikian pun untuk industri makanan minuman. Sebelumnya, Kementerian
Ketenagakerjaan mencatat total pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja
(PHK) dan dirumahkan mencapai 1,94 juta pekerja per 16 April lalu. Mayoritas
pekerja masih berasal dari sektor formal.
Page 123 of 139.

