Page 45 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2020
P. 45
Title 12.196 PEKERJA DI SULSEL DIRUMAHKAN
Media Name jpnn.com
Pub. Date 21 April 2020
Page/URL https://www.jpnn.com/news/12196-pekerja-di-sulsel-dirumahkan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan Andi Darmawan
Bintang, menyebutkan bahwa sampai 20 April 2020, tercatat sudah ada sebanyak
12.196 tenaga kerja yang dirumahkan akibat merebaknya pandemi COVID-19.
Andi Darmawan Bintang melalui konferensi pers virtual yang digelar di Makassar,
Senin, mengatakan para pekerja yang dirumahkan untuk sementara waktu ataupun
terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) berasal dari 970 perusahaan.
"Dari 12.197 tenaga kerja itu, 397 diantaranya mengalami PHK. Ini data sampai
pukul 09.00 Wita pagi," ujar Andi Darmawan Bintang, Senin (20/4).
Berdasarkan data tersebut, ujar dia, daerah tertinggi yang mengalami dampak
COVID-19 pada urutan pertama ditempati Makassar sebanyak 7.893 orang, disusul
kemudian Tana Toraja yaitu sebanyak 1.616 orang, serta Sinjai sebanyak 839 orang
tenaga kerja.
Sementara berdasarkan daerah dengan jumlah PHK terbanyak juga ditempati
Makassar (224 orang), Kabupaten Gowa (65 orang) dan Palopo (64 orang), serta
sisanya terbagi di beberapa daerah lain.
Ia menjelaskan, pihaknya tentu melaporkan kondisi yang terjadi kepada pemerintah
pusat khususnya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk mengikuti
program Kartu Prakerja.
Program ini sendiri disiapkan khusus bagi tenaga kerja yang dirumahkan ataupun di
PHK akibat dari COVID-19.
"Untuk Sulsel sendiri memiliki kuota program sebanyak 158 ribuan orang. Program
ini sebenarnya Kartu Prakerja yang awalnya diperuntukkan bagi teman pencari
kerja, namun berubah setelah adanya COVID-19, maka dikhususkan bagi pekerja
yang dirumahkan," ujarnya.
Page 44 of 139.

