Page 18 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 18
Yasonna mengatakan bahwa beberapa warga Indonesia ingin repatriasi, Khususnya para ABK
(anak buah kapal) dan TKI (tenaga kerja Indonesia). "ABK dari Jepang, Amerika, dari beberapa
tempat memang ada gelombang yang harus kita terima (kembali ke Indonesia)," ujar Yasonna
dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (6/7).
Hal tersebut disampaikan Yasonna dalam webinar jumpa dan sapa Menkum-ham RI bersama
diaspora Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia Beograd, Serbia, Minggu (5/7) waktu
setempat.
Yasonna mengatakan, Pemerintah beberapa waktu lalu juga telah memulangkan TKI dari
Malaysia, serta sejumlah mahasiswa yang berada di Wuhan, Tiongkok. "Beberapa tempat waktu
dari Wuhan kita kirim pesawat khusus untuk mereka dan menempatkan mereka di Natuna untuk
proses pemantauan selama 14 hari. Dan mudah-mudahan dengan proses ini tidak ada yang
COVID-19," ucap dia.
Yasonna menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia memiliki kebijakan untuk melindungi WNI
di Luar negeri, termasuk tugas Ke-menterian Luar Negeri untuk memberi perlindungan warga
negara.
Dalam kesempatan itu, Menkumham juga mengungkapkan upaya Pemerintah melawan COVID-
19, dengan terus menggalakkan tes guna memastikan jumlah masyarakat yang terkena COVID-
19.
Selain itu, Pemerintah juga telah mulai melakukan pelonggaran ;di sejumlah daerah. Daerah
dengan tingkat hijau, melalaikan kegiatan ekonomi. Tetapi tetap dengan protokol COVID-19. Di
daerah kuning, ada tahapan, prosedur yang dilakukan. Di daerah merah, memang sangat
terbatas," kata dia.
"Sekolah terus dilakukan dengan online. Kita tak boleh terperangkap, sehingga kita tidak
bersiasat untuk mengatasi COVID-19 ini. Supaya apa? Supaya kehidupan ekonomi, kehidupan
mencari hidup. Tidak mungkin kita menanggung biaya sangat besar kalau semua kegiatan
terhenti," sambung dia.
Dia menambahkan, adanya pandemi COVID-19 telah membuat banyak negara mulai mencari
tatanan atau format baru, baik dalam berkomunikasi, sekolah, maupun bekerja. "Jadi COVID-
19 ini menciptakan budaya kerja baru, budaya bersosialisasi baru, budaya cara makan baru, ini
semua harus, "we have to adjust to it", atau "we have to get to use to it," ucap menteri berusia
67 tahun itu.
Di sela-sela webinar, Yasonna juga mengapresiasi Ivana Askovic seorang pegiat kesenian
Indonesia, yang sudah 16 tahun mengajar tari Indonesia di Serbia. "Salut dengan Ivana," ujar
Yasonna.
Ivana Askovic kepada Menkum-ham Yasonna Laoly dalam webinar mengatakan, beberapa tarian
asal Indonesia diajarkannya kepada anak muda di Serbia. "Tari dari Bali, Nusa Tenggara, Jawa
Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan. Tarian dari Sumatera Utara dan Barat. Masih
banyak lain lagi," kata dia. (gin/ant)
17

