Page 205 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 205
"Pemerintah, khususnya Kemnaker selalu berkomitmen melindungi PMI. Kami bertanggung
jawab atas keselamatan PMI," kata Menaker dalam keterangan resmi kementerian yang diterima
di Jakarta pada Senin.
Etty sebelumnya bekerja di Kota Taif, Arab Saudi dan pada 2001 didakwa menjadi penyebab
meninggalnya sang majikan, Faisal al-Ghamdi. Etty dituduh meracuni sang majikan.
Keluarga korban menuntut hukuman mati dan pengadilan memutuskan hukuman mati/qisas.
Keputusan itu kemudian disahkan oleh Mahkamah Banding dengan Nomor 307/Kho/2/1 tanggal
17/07/1428 dan telah disetujui Mahkamah Agung Arab Saudi dengan Nomor 1938/4 tanggal
2/12/1429 H karena membunuh majikannya yang merupakan warga negara Arab Saudi dengan
cara diberi racun.
Ahli waris korban awalnya meminta diyat atau uang denda sebesar 30 juta riyal atau sekitar
Rp107 miliar agar Etty tidak dieksekusi. Tapi, setelah dilakukan berbagai pendekatan mereka
akhirnya bersedia memaafkan dengan diyat sebesar 4 juta riyal Saudi atau Rp15,2 miliar.
Dana pembayaran untuk membebaskan Etty adalah hasil tabarru atau sumbangan dari para
dermawan berbagai pihak di Indonesia, termasuk dari Lembaga Zakat Infaq, dan Sodaqah
Nahdlatul Ulama (LAZISNU) yang penggalangannya dilakukan sejak 2018.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta Editor: Muhammad Yusuf COPYRIGHT (c)2020 .
204

