Page 40 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 40

"Seluruh program yang ada di Kemenaker kami orientasikan untuk membantu teman-teman
              yang  ter-PHK,  yang  dirumahkan,"  ucap  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  dalam
              pernyataan resmi yang diterima, Senin (6/7).

              Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini yang ditangani pemerintah bukan kesehatan saja namun
              juga  sektor-sektor  lain.  Pemerintah  juga  melakukan  pemulihan  ekonomi  serta  memastikan
              masyarakat bisa mendapatkan bantuan sosial.

              Ida mengungkapkan, khusus untuk program Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas, program ini
              ditujukan untuk mempercepat peningkatan kompetensi SDM. Program ini menyasar komunitas-
              komunitas masyarakat, salah satunya lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren.

              "Ini salah satu cara kami mendorong peningkatan kompetensi masyarakat kita. Mendorong dari
              yang low skill, agar memiliki kompetensi dan masuk pasar kerja atau berwirausaha," jelas Ida.

              Hingga  2019,  Kemenaker  telah  membangun  1.113  BLK  Komunitas.  Pada  2020,  Kemenaker
              memasang target 2.000 BLK Komunitas dapat terbangun. Namun, akibat pandemi Covid-19,
              program ini di-refocusing hingga menjadi 1.000 BLK Komunitas. Tetapi program bantuan ini
              tidak boleh disalahgunakan. Bila ada yang menyalahgunakan wewenang dalam pelaksanaan
              program bantuan Kemenaker, maka pihaknya akan turun langsung untuk menindak tegas.

              'Tidak  boleh  satu  rupiah  pun  berkurang  bantuan  itu.  Tidak  boleh  ada  siapa  pun  yang
              mengatasnamakan Kementerian Ketena-gakerjaan meminta fee atas program ini. Jadi, kalau
              ada  oknum  mengatasnamakan  Kementerian  Ketenagakerjaan  dan  motong,  bawa  ke  polisi,"
              tegas Ida.

              Sebelumnya Ida mengatakan, selama ini Kemenaker telah melakukan berbagai upaya untuk
              menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi Di antaranya optimalisasi program BLK untuk
              penanganan  dampak  pandemi  Covid-19;  dan  insentif  pelatihan  berbasis  kompetensi  dan
              produktivitas sebesar Rp 500 ribu per orang.

              "Insentif ini berasal dari refocusing anggaran dan diwujudkan dalam bentuk pelatihan di BLK
              dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Program ini untuk mengantisipasi pekerja
              yang ter-PHK maupun dirumahkan namun belum ter-cover oleh Kartu Pakerja," ucap Ida.

              Kemenaker  juga  memiliki  program  padat  karya  infrastruktur,  padat  karya  produktif, Tenaga
              Kerja Mandiri (TKM), dan pengembangan kewirausahaan melalui program Teknologi Tepat Guna
              (TTG).

              "Ini  merupakan  program  pengembangan  dan  perluasan  kesempatan  kerja  bagi  pekerja
              terdampak Covid-19, calon PMI (pekerja migran Indonesia) yang gagal berangkat, PMI yang
              dipulangkan, serta pekerja usaha mikro dan kecil," ucap Ida. (ark)




















                                                           39
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45