Page 78 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 78

RUU CIPTA KERJA DIYAKINI BISA TEKAN ANGKA PENGANGGURAN

              , JAKARTA - Pengamat ketenagakerjaan Indonesian dari Consultant at Lat (IClaw), Hemasari
              Dharmabumi menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja harus segera disahkan.

              Menurut dia, RUU Cipta Kerja dibutuhkan untuk mengatasi angka pengangguran yang masih di
              atas 5 persen.
              "Sangat urgent RUU Cipta Kerja kalau menurut saya. Sebetulnya tidak ada Covid pun urgent,
              Kenapa? Karena tingkat pengangguran kita masih tinggi di atas 5 persen," ujar Hemasari, Senin
              (6/7/2020).

              Berdasarkan  data  Badan  Pusat  Statistik  (BPS)  pada  2019  angka  pengangguran  terbuka
              mencapai 5,28 persen. Artinya, terdapat 5 orang penganggur dari 100 orang angkatan kerja di
              Indonesia.

              Hemasari meyakini RUU Cipta Kerja yang tengah dikerjakan oleh DPR dan pemerintah dapat
              menciptakan lapangan kerja. Dia mengatakan RUU Cipta Kerja juga akan tetap melindungi hak
              pekerja di semua sektor, khususnya buruh.

              "RUU ini adalah rancangan undang-undang untuk menciptakan lapangan pekerjaan," ujarnya.

              Hemasari  menjelaskan  terciptanya  lapangan  kerja  berkat  RUU  Cipta  kerja  bakal  berdampak
              positif terhadap buruh.

              "Kalau  tingkat  pengangguran  tinggi  itukan  negatif  buat  buruh.  Karena  kalau  dalam  situasi
              pengangguran  tinggi,  menjadi  sulit  buat  buruh  menciptakan  kesejahteraannya  atau
              menegosiasikan kesejahteraannya," ujar Hemasari.

              Lebih lanjut menurut dia nilai tawar buruh akan menjadi lebih tinggi dengan adanya RUU Cipta
              Kerja.

              "Sekarang  pengangguran  kita  tinggi  nih.  Kalau  pengangguran  bisa  diatasi,  otomatis
              kesejahteraan akan naik. Kenapa? Sulit pasti bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja
              kan. Oleh karena itu posisi tawar buruh lebih baik," ujarnya.

              Hemasari  menambahkan  RUU  Cipta  Kerja  bisa  menarik  investasi  di  dalam  negeri.  Dia
              mengatakan banyaknya investasi semakin membuka peluang banyak orang untuk mendapat
              pekerjaan.

              "RUU Cipta Kerja ini untuk mencipta pekerjaan kan. Pencipta pekerjaan itu perusahaan, bukan
              buruh.  Buruh  kan  yang  mengisi  lapangan  pekerjaan.  Jadi  UU  ini  untuk  menarik  investasi.
              Positifnya buat buruh ya berarti yang menganggur semakin sedikit," ucapnya.

              Diketahui, DPR tengah membahas Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus
              Law. Berbagai kalangan berharap agar keberadaan RUU Cipta Kerja nantinya bisa mengurai
              tumpang tindih kebijakan yang berdampak pada buruknya iklim investasi di Indonesia..














                                                           77
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83