Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 76

"(Ety binti Toyyib, - Red) Bekerjanya cuma 1 tahun 8 bulan, tetapi dipenjaranya 18 tahun. Jadi
              ini tidak boleh terulang kembali kepada warga kita, saudara kita yang berjuang di luar negeri
              yang kemudian kena kasus," imbuhnya.

              Diketahui, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama  Ety binti Toyyib Anwar  baru saja dijemput
              oleh Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. Kepulangan Ety TKI Indonesia ke Tanah Air dari Arab
              Saudi setelah putusan bebas dari hukuman mati dari Pemerintah Arab Saudi.

              Penjemputan  Ety  di  Bandara  Internasional  Soekarno-Hatta,  Tangerang,  Banten,  Senin
              (6/7/2020). Diketahui, Ety merupakan TKI asal Majalengka yang sempat dituduh membunuh
              majikan dan dihukum mati di Arab Saudi. Namun dia berhasil lolos dari hukuman mati dengan
              tebusan uang sekitar Rp15 miliar. Jazilul mengaku bersyukur hari ini ada satu nyawa warga
              negara Indonesia yang berhasil selamat dan pulang ke Tanah Air.
              "Alhamdulillah hari ini, kita saksikan nyawa satu warga negara Indonesia berhasil pulang. Karena
              memang  satu  jiwa  ini  sangat  berharga,  tidak  ada  harganya,"  ujar  Jazilul,  di  lokasi,  Senin
              (6/7/2020).

              Apalagi dalam keadaan pandemi Covid-19 ini banyak pula warga yang meninggal. Untuk itu,
              Jazilul selaku pimpinan MPR mengajak semua pihak untuk mengedepankan kemanusiaan dan
              gotong royong kepada siapapun dan dalam situasi apapun.

              "Makanya  kami  dari  Pimpinan  MPR  mengajak  selalu  mengedepankan  kemanusiaan,
              kegotongroyongan di semua situasi pada siapapun. Apalagi pada pejuang devisa yang bekerja
              di luar negeri," kata dia.

              "(Ety binti Toyyib, - Red) Bekerjanya cuma 1 tahun 8 bulan, tetapi dipenjaranya 18 tahun. Jadi
              ini tidak boleh terulang kembali kepada warga kita, saudara kita yang berjuang di luar negeri
              yang kemudian kena kasus," imbuhnya.

              Agar  kasus  serupa  tak  terulang  kembali,  Wakil  Ketua  Umum  PKB  tersebut  mendorong
              pemerintah  untuk  menyiapkan  secara  matang  para  pekerja  migran  Indonesia  sebelum
              pemberangkatan. Dan apabila terjadi kasus serupa, kata dia, pemerintah harus bergerak cepat
              agar WNI yang tidak terlunta-lunta seperti Ety yang harus dipenjara hingga 18 tahun lamanya.

              "Justru mulainya dari sebelum pemberangkatan kesiapan tenaga kerja kita penting, sehingga
              tidak terjadi kasus yang awalnya dari kesalapahaman.

              Kemudian kalau sudah terjadi kasus hendaknya harus bergerak cepat supaya tidak terlunta-
              lunta sampai 18 tahun.

              “Bertindak cepat mencari langkah langkah, baik langkah hukum ataupun diyat," tandasnya.






















                                                           75
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81