Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 OKTOBER 2019
P. 54

Title         SERIKAT BURUH DESAK PEMERINTAH RATIFIKASI KONVENSI ILO NO.190
                Media Name    antaranews.com
                Pub. Date     10 Oktober 2019
                              https://www.antaranews.com/berita/1106574/serikat-buruh-desak-pemerint ah-
                Page/URL
                              ratifikasi-konvensi-ilo-no190
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative








               "Ketika pekerja merasa tidak nyaman karena mengalami kekerasan dan pelecehan maka
               produktivitasnya akan menurun. Produktivitas yang menurun itu akan juga mempengaruhi
               kinerja perusahaan ataupun lembaga dimana dia bekerja,"  Jakarta - Federasi serikat buruh
               makanan, minuman, pariwisata, restoran dan hotel ( FSB KAMIPARHO) mendesak
               pemerintah untuk segera meratifikasi Konvensi ILO No.190 dan Rekomendasi No.216
               tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja.

                Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum FSB KAMIPARHO Sulistri di sela-sela diskusi
               interaktif ILO tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja yang digelar di
               Jakarta, Kamis.

                "Konvensi ini kuat karena disertai rekomendasi yang menjadi acuan implementasinya di
               level negara," kata Sulistri.

                Konvensi tersebut bertujuan untuk mewujudkan masa depan dunia kerja yang bermartabat
               dengan tidak adanya kekerasan dan pelecehan di lingkungan kerja.

                "Berdasarkan kejadian yang terjadi di lapangan selama ini, korban kekerasan maupun
               pelecehan itu malu untuk menyampaikan tindakan yang dialaminya," ungkap Sulistri.

                   Menurut dia, hal itu terjadi karena pekerja yang melaporkan pengalamannya sebagai
               korban tindakan kekerasan maupun pelecehan cenderung dikucilkan dan tidak didengar
               suaranya.


                "Korban kekerasan dan pelecehan baru terbuka kepada seseorang yang bisa dipercayainya.
               Untuk itu, korban harus nyaman dan merasa aman dulu baru mau terbuka," kata Sulistri.

                Terkait upaya penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja, lanjut dia,
               pembangunan karakter dan mental serta sosialisasi pemahaman tentang definisi kekerasan
               dan pelecehan di dunia kerja harus dilakukan secara masif kepada seluruh pihak.

                Hal itu karena tindakan pelecehan maupun kekerasan di dunia kerja sangat mempengaruhi
               produktivitas pekerja.


                "Ketika pekerja merasa tidak nyaman karena mengalami kekerasan dan pelecehan maka
               produktivitasnya akan menurun. Produktivitas yang menurun itu akan juga mempengaruhi
               kinerja perusahaan ataupun lembaga dimana dia bekerja," kata dia.

                   Pewarta: Azis Kurmala  Editor: Yuni Arisandy Sinaga  COPYRIGHT (c)2019  .





                                                       Page 53 of 87.
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59