Page 164 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 164

RUU CIPTA KERJA UNTUK MELINDUNGI PEKERJA DI BERBAGAI SEKTOR

              ,  JAKARTA  - Ekonom dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Lukman Hakim berbicara
              mengenai manfaat dari implementasi RUU Cipta Kerja.

              Di antaranya yakni memberikan jaminan kemudahan kepada investor, memangkas regulasi dan
              perizinan usaha, serta menjadi payung hukum insentif bagi pengusaha dan UMKM akan terasa
              untuk masyarakat di masa yang akan datang.

              "RUU Cipta Kerja ini diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah lama hadir di
              Indonesia yakni keruwetan regulasi dan investasi. Kalau ini bisa diselesaikan saat ini, yang akan
              menikmati hasil dari kebijakan ini adalah masyarakat di masa yang akan datang. Rezim-rezim
              selanjutnya akan mendapatkan buah dari investasi saat ini di masa depan," kata Lukman, Kamis
              (2/7).
              RUU  Cipta  Kerja  yang  difokuskan  untuk  memangkas  keruwetan  regulasi  untuk  berinvestasi,
              diharapkan bisa meningkatkan kembali gairan investasi di Indonesia.

              Masuknya investasi saat ini, bisa memfasilitasi terbukanya lebih banyak lapangan kerja yang
              akan dinikmati oleh generasi di masa mendatang.

              Tumpang  tindih  regulasi  terutama  di  bidang  investasi  ekonomi  memang  sudah  jadi
              permasalahan akut di Indonesia semenjak masa reformasi. Upaya menyelesaikan permasalahan
              ini juga tidak bisa dicapai dengan cara yang mudah.

              "Di sini lah menariknya pemerintahan Joko Widodo yang memang selalu mencari hal baru yang
              pada masa pemerintahan sebelumnya sulit dilakukan. Pada periode pertama, infrastruktur jadi
              fokus Jokowi padahal masalah ini nyaris tidak pernah diselesaikan di masa sebelumnya. Pada
              periode kedua, masalah regulasi dan investasi coba diselesaikan melalui RUU Cipta Kerja. Sama
              seperti infrastruktur, manfaatnya mungkin baru terasa di masa mendatang," kata pengajar di
              Fakultas Ekonomi Bisnis UNS ini.

              Hal senada juga disampaikan oleh ekonom dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
              Prof. Dr. Anton Setyawan.

              Menurutnya,  RUU  Cipta  Kerja  memang  mencoba  untuk  memfasilitasi  pergeseran  di  bidang
              investasi dan ketenagakerjaan di masa yang akan datang.

              "Saya  cukup  yakin  RUU  Cipta  Kerja  ini  dibangun  dengan  semangat  melindungi  pekerja  di
              berbagai sektor, perlu diakui bahwa ke depan memang ada pergeseran industri dan ini coba
              diakomodasi  oleh  RUU  Cipta  Kerja.  Investasi  yang  sifatnya  padat  karya,  lambat  laun  akan
              berkurang dan diganti dengan investasi padat modal," kata Anton.

              Hal ini membuat regulasi dari pemerintah juga harus menyesuaikan perkembangan karakteristik
              ekonomi dan pasar.

              Kebutuhan  SDM  dan  jenis  pekerjaan  lambat  laun  akan  bergeser  ke  bidang  yang  lebih  ber
              "Bidang jasa ini kan biasanya pekerjanya lebih fleksibel. Pergeseran jenis industri ini yang coba
              difasilitasi pemerintah melalui regulasi yang lebih relevan seperti RUU Cipta Kerja," kata Anton.

              (chi/jpnn).




                                                           163
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169