Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 79

KLAIM BPJAMSOSTEK MENINGKAT DUA KALI LIPAT SELAMA PANDEMI COVID-19

              Jumlah klaim Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) meningkat dua
              kali lipat selama pandemi Corona. BPJAMSOSTEK menyebut  total nominal rupiah pengajuan
              klaim selama tahun 2020 telah mencapai Rp 14,34 triliun.

              Hal  ini  di  ungkapkan  oleh  Direktur  Utama  BPJAMSOSTEK,  Agus  Susanto  saat  melakukan
              peninjauan ke Kantor Cabang Madiun.

              "Posisi Januari sampai Juni 2020 ini ada 1,1 juta klaim JHT dengan nominal Rp 14,34 triliun.
              Peningkatan signifikan bulan Juni ada 283 ribu dengan nominal bulan Juni saja Rp 3,5 triliun,"
              kata Agus, Kamis (2/7/2020).

              Agus mengatakan, jumlah itu baik dari klaim karena di PHK, pengunduran diri atau resign dan
              faktor lain. Data itu, lanjut Agus, diketahui dari perbandingan bulan yang sama pada tahun 2019
              yang hanya mencapai angka 123 ribu pengajuan klaim.
              "Ini meningkat 29% dibanding 2019 bulan Juni hanya 123 ribu klaim," katanya.


              Agus mengatakan, kedatangannya ke kantor Cabang BPJS ketenagakerjaan Madiun juga untuk
              memastikan para pengeklaim bisa terlayani di tengah pandemi COVID-19.

              "Bulan Juni tahun 2019 di banding bulan Juni 2020 ini, ada peningkatan mencapai dua kali lipat.
              Dari dua kali lipat ini kita proyaksikan nanti akan ada peningkatan terus untuk jumlah klaim.
              Oleh karena itu kami jajaran direksi melakukan peninjauan ke beberapa cabang untuk mengecek
              kesiapan pelayanannya," ujarnya.

              Salah satu tujuan peninjauan itu, Agus mengaku untuk memastikan bahwa protokol kesehatan
              dijalankan dengan benar dan disiplin saat pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJAMSOSTEK.
              Disebutkan  Agus,  dalam  melayani  klaim  dipastikan  lebih  cepat,  mengingat  setiap  Customer
              Servis bisa melayani maksimal enam orang sekaligus, dengan tidak bertatap muka.

              "Sekarang  yang  berbeda  adalah  mereka  tidak  dilayani  secara  interaksi  face-to-face.  Tetapi
              melalui sebuah mediasi malalui layar monitor yang kita lihat, untuk percepatan dan dilayani oleh
              petugas kami satu ruang ada CS yang melayani antara dua sampai empat orang sekaligus pada
              waktu bersamaan, dan bisa dibayangkan kalau dulu satu sekarang melayani langsung empat
              sampai lima orang dan enam sekaligus," tandasnya.

              Dalam pemantauan pelayanan klaim di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madiun, tampak
              pula  Direktur  Pelayanan  BPJAMSOSTEK  Khisna  Syarif  serta  Direktur  Renstra  dan  IT
              BPJAMSOSTEK Sumarjono..






















                                                           78
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84