Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 86
Judul Imbas Covid-19, Lion Air Kurangi Tenaga Kerja Indonesia dan Asing
Nama Media jpnn.com
Newstrend PHK Kayawan Grup Lion Air
Halaman/URL https://www.jpnn.com/news/imbas-covid-19-lion-air-kurangi-tenaga-
kerja-indonesia-dan-asing
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-02 21:55:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Danang Mandala Prihantoro (Corporate Communications Strategic Grup Lion Air)
Metode pengurangan berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang
negative - Danang Mandala Prihantoro (Corporate Communications Strategic Grup Lion Air)
Serta memberikan dampak luar biasa yang mengakibatkan situasi penuh ketidakpastian
neutral - Danang Mandala Prihantoro (Corporate Communications Strategic Grup Lion Air) Sejak
mulai beroperasi kembali yang dijalankan secara bertahap, Lion Air Group rata-rata
mengoperasikan 10-15 persen dari kapasitas normal sebelumnya yakni rerata 1.400 - 1.600
penerbangan per hari
positive - Danang Mandala Prihantoro (Corporate Communications Strategic Grup Lion Air) Lion
Air Group melakukan pembicaraan bersama mitra-mitra usaha serta melakukan pemotongan
penghasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai prosentase ber Menurutnya,
kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterapkan pada Maret, April, Mei,
Juni tahun ini sampai waktu yang belum ditentukan. Lion Air Group berencana apabila di waktu
mendatang kondisi perusahaan kembali pulih dan lebih baik secara bisnis, operasional serta
pendapatan, maka karyawan dimaksud (yang tidak diperpanjang kontrak kerja) akan
diprioritaskan untuk memiliki kesempatan kembali bekerja di perusahaan
Ringkasan
Lion Air Group mengumumkan pengurangan tenaga kerja Indonesia dan asing (expatriate)
selama masa pandemi Covid-19
IMBAS COVID-19, LION AIR KURANGI TENAGA KERJA INDONESIA DAN ASING
, JAKARTA - Lion Air Group mengumumkan pengurangan tenaga kerja Indonesia dan asing
(expatriate) selama masa pandemi Covid-19.
85

