Page 106 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 106
akan dibuka pada fase kedua masa transisi. Pembatasan itu dilakukan tidak lain demi
keselamatan seluruh jamaah yang biasa berkegiatan di JIC.
Kantor Wajib Lakukan Penyemprotan Ulang Disinfektan
Pada bagian lain, jelang penerapan new normal seluruh perusahaan juga diminta melakukan
persiapan MenteriKetenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menginstruksikan, perusahaan-
perusahaan melakukan penyemprotan ulang disinfektan di area kerja. Hal ini diperlukan guna
memastikan lingkungan aman Juga sebagai wujud penerapan protokol Keselamatan
danKesehatanKerja (K3) yang baik.
"Jika nanti kebijakan newnormal sudah ditetapkan dan perusahaan beroperasi kembali, maka
protokol kesehatan harus dipenuhi," tegasnya.
Ida mengatakan, masa pandemi Covid-19 ini harus jadi momentum bagi pengusaha dan pekerja
untuk kembali mengingat pentingnya penerapan K3 di tempat kerja. Sebab, K3 juga merupakan
kunci dari keberlangsungan usaha dan perlindungan pekerja/buruh di lingkungan kerja. Pada
masa pandemi ini misalnya, harus disediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir,
disediakan sabun. Jika tidak, harus ada hand sanitizer di tempat kerja. Selain itu, biasakan
menggunakan masker dan tetap menjaga jarak minimal 1 meter. "Apabila budaya K3
dilaksanakan sesuai ketentuan,sesuai standar, dan protocol kesehatan maka diharapkan tempat
kerja akan terhindar dari penyebaran Covid-19," ungkap Politisi FKB tersebut Dalam kesempatan
tersebut, Menaker juga kembalimenghimbau perusahaan agar mempekerjakan kembali
pekerjanya yang korban PHK dan dirumahkan akibat Cov-id-19 ketika kondisi sudah normal.
Menurutnyabanyak manfaat ketika memanggil pekerja sebelumnya. Salah satunya, telah
memiliki keahlian yang dibutuhkan perusahaan.
"Kita menunggu kebijakan New Normal yang akan diumumkan Gugus Tugas. Namun sebagai
masyarakat kita harus menyiapkan diri menyambut adanya kehidupan normal baru," tuturnya.
Persiapan menghadapi newnormal ini juga sudah mulai dilakukan di lingkungan Kementerian
Sosial (Kemensos). Setiap ruangan sudah dilakukan penyemprotan. Kemudian,
alatdankelengkapankesehatan seperti wastafel dan cairan cuci tangan disiapkan di berbagai
titik. Misal, seperti pintu masuk lobi depan, pintu masuklobbytengah,dan di pintu di masjid Al
Hikmah yang jum'at ini sudah mulai untuk sholat Jum'at Kemudian cairandisinfektan dan hand
sanitizer jugadisiapkan di hampir setiap pintu masuk ruang-ruang kantor Selain itu,
menurutMenteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara menuturkan, bahwa kesehatan pegawai juga
tidak luput dari perhatian. Selain asupan vitamin dan kelengkapan kesehatan diri, pegawai juga
mendapat suntikan antiflu. 'Untuk mendukungkelancarandalampelak-sanaan tatanan normal
baru, Sekretariat Jenderal Kemensos dan Tim telah merampungkan penyusunan protokol atau
aturan sebagai acuan dalam pelaksanaannya," ujarnya Secara umum, lanjut dia, nantinya
sebanyak 60 persen pegawai melaksanakan tugas di kantor Sementara sisanya dilakukan secara
fleksibilitas space and time atau masih bekerja dari rumah.
Sekjen Hartono Laras menambahkan, mereka yang bekerja di kantor juga diatur jam kerjanya.
Sehingga tetap memperhatikan ketentuan social distancing. Termasuk pejabat yang tetap
masuk kerja adalah pejabat Eselon 1, Eselon 11, dan sebagianEselonllL "Jadiintinya adalah
105

