Page 150 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 150

"Apabila  syarat-syarat  dan  budaya  K3  dilaksanakan  sesuai  ketentuan  peraturan  perundang-
              undangan,  serta  melaksanakan  standar  dan  protokol  pencegahan,  maka  diharapkan  tempat
              kerja akan terhindar dari penyebaran Covid-19," kata Ida Fauziyah.

              Menteri Ida juga berharap dalam waktu dekat, wabah Covid-19 segera berakhir. Meskipun WHO
              hingga saat ini belum bisa memastikan kapan berakhirnya Covid-19 dengan adanya vaksin untuk
              Covid-19. Namun, paling tidak bisa menekan korban Covid-19 yang terpapar, ekonomi bangkit
              kembali dengan kehidupan normal baru.
              "Kita  menunggu  kebijakan  New  Normal  yang  akan  diumumkan  Gugus  Tugas  Percepatan
              Penanganan  Covid-19.  Namun  sebagai  masyarakat  kita  harus  menyiapkan  diri  menyambut
              adanya kehidupan normal baru," ujarnya.

              Menurut  Menaker,  berdampingan  dan  berdamai  dengan  Covid-19  artinya  menyiapkan  diri
              dengan tetap bekerja produktif, tapi aman dari Covid-19. Caranya dengan membiasakan diri
              hidup higienis, hidup sehat dan hidup bersih.

              "Paling tidak, kita terbiasa melakukan cuci tangan dengan air mengalir, cuci tangan dengan
              sabun, dengan air mengalir kalau kita sedang berada di rumah atau di tempat kerja. Kalau tidak,
              bawalah hand sanitizer atau biasakan diri menggunakan masker dan menghindari berkumpul
              dalam  jumlah  banyak  orang  dan  jaga  jarak  1  meter,"  katanya  seraya  mengatakan  harus
              berolahraga untuk menjaga imunitas tubuh.
              Dalam  kesempatan  kunjungan  ke  Jembatan  Besi,  Menteri  Ida  juga  memberikan  bantuan
              sembako  kepada  sejumlah  warga  korban  kebakaran  menjelang  perayaan  Idulfitri  1441  lalu.
              "Saya  sungguh  ikut  berduka  dengan  musibah  kebakaran  yang  menimpa  warga  Rt  002/03
              kelurahan Jembatan Besi," katanya.
              Sedangkan  Lurah  Jembatan  Besi,  Iwan  Setiawan,  mengungkapkan,  ada  554  jiwa  warga
              Jembatan Besi terdampak kebakaran pada Selasa (19/5/2020) lalu. Sebanyak 154 KK dari 106
              rumah, rerata rumahnya ludes terbakar.

              "Terima kasih Bu Menteri atas bantuan semuanya. Mudahan-mudahan musibah yang diterima
              warga akan cepat keluar dari cobaan ini dan kunjungan Bu Menteri bisa menambah semangat
              warga kami," ujar Iwan Setiawan.

              (atk).

























                                                           149
   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155