Page 151 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 151
Judul Jelang New Normal, Perusahaan Diminta Semprot Ulang Disinfektan
Nama Media detik.com
Newstrend Persiapan Menghadapi Situasi New Normal
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5042413/jelang-new-normal-
perusahaan-diminta-semprot-ulang-disinfektan
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-05 18:41:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta perusahaan menerapkan protokol
kesehatan saat kembali beroperasi. Salah satunya, yaitu dengan melakukan penyemprotan
ulang disinfektan di area kerja menjelang penerapan situasi new normal.
JELANG NEW NORMAL, PERUSAHAAN DIMINTA SEMPROT ULANG DISINFEKTAN
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta perusahaan menerapkan
protokol kesehatan saat kembali beroperasi. Salah satunya, yaitu dengan melakukan
penyemprotan ulang disinfektan di area kerja menjelang penerapan situasi new normal.
"Jika nanti kebijakan new normal sudah ditetapkan dan perusahaan beroperasi kembali, maka
protokol kesehatan harus dipenuhi. Misalnya dilakukan penyemprotan disinfektan secara
menyeluruh di area kerja untuk melindungi para pekerja," kata Ida, dalam keterangan tertulis
Jumat (5/6/2020).
Pandemi COVID-19, kata Ida, memberikan pelajaran bagi pengusaha dan pekerja buat
memahami pentingnya penerapan K3 di tempat kerja. Ia menerangkan, K3 merupakan kunci
untuk menjamin keselamatan pekerja dalam kegiatan usaha.
"Apabila syarat-syarat dan budaya K3 dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-
undangan, serta melaksanakan standar dan protokol pencegahan, maka diharapkan tempat
kerja akan terhindar dari penyebaran COVID-19," tutur Ida.
Ida menambahkan, pemberlakuan new normal diharapkan dapat membuat kondisi
perekonomian bangkit dan menekan angka penyebaran virus Corona.
"Kita menunggu kebijakan new normal yang akan diumumkan Gugus Tugas Percepatan
Penanganan COVID-19. Namun sebagai masyarakat kita harus menyiapkan diri menyambut
adanya kehidupan normal baru," ujarnya.
150

