Page 156 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 156

"Apabila  syarat-syarat  dan  budaya  K3  dilaksanakan  sesuai  ketentuan  peraturan  perundang-
              undangan,  serta  melaksanakan  standar  dan  protokol  pencegahan,  maka  diharapkan  tempat
              kerja akan terhindar dari penyebaran  Covid-19  ," kata Ida Fauziyah.

              Menteri Ida juga berharap dalam waktu dekat, wabah      Covid-19  segera berakhir. Meskipun
              WHO hingga saat ini belum bisa memastikan kapan berakhirnya  Covid-19  dengan adanya
              vaksin untuk  Covid-19  . Namun, paling tidak bisa menekan korban  Covid-19  yang terpapar,
              ekonomi bangkit kembali dengan kehidupan normal baru.
              "Kita  menunggu  kebijakan    new  normal    yang  akan  diumumkan  Gugus  Tugas  Percepatan
              Penanganan  Covid-19  . Namun sebagai masyarakat kita harus menyiapkan diri menyambut
              adanya kehidupan normal baru," ujarnya.

              Menurut  Menaker,  berdampingan  dan  berdamai  dengan    Covid-19    artinya  menyiapkan  diri
              dengan tetap bekerja produktif, tapi aman dari  Covid-19  . Caranya dengan membiasakan diri
              hidup higienis, hidup sehat dan hidup bersih.

              "Paling tidak, kita terbiasa melakukan cuci tangan dengan air mengalir, cuci tangan dengan
              sabun, dengan air mengalir kalau kita sedang berada di rumah atau di tempat kerja. Kalau tidak,
              bawalah hand sanitizer atau biasakan diri menggunakan masker dan menghindari berkumpul
              dalam  jumlah  banyak  orang  dan  jaga  jarak  1  meter,"  katanya  seraya  mengatakan  harus
              berolahraga untuk menjaga imunitas tubuh.
              Dalam  kesempatan  kunjungan  ke  Jembatan  Besi,  Menteri  Ida  juga  memberikan  bantuan
              sembako kepada sejumlah warga korban kebakaran menjelang perayaan Idulfitri 1441 lalu.

              "Saya  sungguh  ikut  berduka  dengan  musibah  kebakaran  yang  menimpa  warga  Rt  002/03
              kelurahan Jembatan Besi," katanya.

              Sedangkan  Lurah  Jembatan  Besi,  Iwan  Setiawan,  mengungkapkan,  ada  554  jiwa  warga
              Jembatan Besi terdampak kebakaran pada Selasa 19 Mei 2020 lalu. Sebanyak 154 KK dari 106
              rumah, rerata rumahnya ludes terbakar.

              "Terima kasih Bu Menteri atas bantuan semuanya. Mudahan-mudahan musibah yang diterima
              warga akan cepat keluar dari cobaan ini dan kunjungan Bu Menteri bisa menambah semangat
              warga kami," ujar Iwan Setiawan.***.






























                                                           155
   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161