Page 184 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 184
Judul 319.696 Peserta Kartu Pra Kerja Belum Terima Insentif
Nama Media detik.com
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5041504/319696-
peserta-kartu-pra-kerja-belum-terima-insentif
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-05 10:51:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korpo
Sentimen positive
Ringkasan
Jakarta - Project Management Officer (PMO/manajemen pelaksana) program Kartu Pra Kerja
menyebut sebanyak 361.214 peserta sudah menerima insentif Rp 600.000 di bulan pertama
pelaksanaan. Dengan begitu, masih ada 319.696 peserta yang belum mendapat insentif.
319.696 PESERTA KARTU PRA KERJA BELUM TERIMA INSENTIF
Jakarta - Project Management Officer (PMO/manajemen pelaksana) program Kartu Pra Kerja
menyebut sebanyak 361.214 peserta sudah menerima insentif Rp 600.000 di bulan pertama
pelaksanaan. Dengan begitu, masih ada 319.696 peserta yang belum mendapat insentif.
Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Pra Kerja, Panji Winanteya Ruky mengatakan total
peserta Kartu Pra Kerja pada gelombang pertama hingga ketiga ada sebanyak 680.918 orang.
"Yang menuntaskan pelatihan baru sekitar 434 ribu peserta. Dari 434 ribu ini, 361.214 telah
menerima insentif," kata Ruky kepada detikcom , Jakarta, Jumat (5/6/2020).
Dari 319.619 orang ini, Panji mengatakan, ada sekitar 34.000 peserta yang proses pencairannya
terkendala. Salah satunya nomor induk kependudukan (NIK) yang didaftarkan pada mitra
penyalur berbeda atau rekening yang didaftarkan atas nama yang berbeda.
"Disebabkan rekening atas NIK berbeda atau rekening tutup," ujarnya.
Jika dirinci, jumlah 680.918 peserta yang sudah melaksanakan pelatihan pada gelombang
pertama sebanyak 168.111 orang, di mana tercatat ada 161.512 peserta yang status
pekerjaannya terdampak COVID-19.
Pada gelombang kedua ada 288.150 peserta, di mana sekitar 132.642 orang status
pekerjaannya terdampak Corona.
Sedangkan pada gelombang ketiga ada 224.657 peserta, dengan jumlah 98.184 orang yang
status kebekerjaannya terdampak COVID-19 atau korban pemutusan hubungan kerja (PHK).
183

