Page 8 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 8

Dinkes Kota Serang melansir, hingga kini ada 14 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19,42
              PDP,  dan  351  orang  dalam  pemantauan  (ODP).  Jumlah  orang  terkonfirmasi  positif  cukup
              menjadi sorotan karena sejak awal .Juni angkanya terus bertambah.

              Iqbal menuturkan, setelah melihat peningkatan kasus positif yang cukup signifikan, petugas
              sedang  menyiapkan  berbagai  kebutuhan  layanan  medis  di  rusunawa.  Pihaknya  bakal
              menyediakan  stok  obat  dan  tenaga  medis  yang  bisa  melayani  pasien  sewaktu-waktu.  "Kan
              semua juga ditanggung oleh pemerintah," ucapnya.

              Menurut  Iqbal,  Pemkot  Serang  hingga  kini  belum  menentukan  jadwal  pemindahan  pasien
              bertatus OTG dan PDP ke rusunawa. Dia menyebut, pemkot masih memantau perkembangan
              penyebaran virus korona di wilayahnya. Hal yang pasti, dia menambahkan, fasilitas rusunawa
              semakin dimatangkan jika langkah evakuasi pasien harus isolasi nantinya diputuskan.

              "Rusunawa itu layak untuk tempat isolasi pasien, tapi mungkin pasien akan lebih memilih tetap
              tinggal tersama keluarganya. Hanya semua biaya pasti ditanggung pemerintah," kata Iqbal.

              .Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas, menuturkan,
              belum mengetahui kapan rumah singgah atau Rusunawa Margaluyu mulai digunakan. Pihaknya
              meyakini, fasilitas yang disiapkan itu bakal digunakan jika seluruh sarana dan prasarana sudah
              lengkap.  "Secepatnya  rusunawa  digunakan  karena  semuanya  sudah  selasai,  mulai  dari  izin
              hingga sarana dan prasarananya pun sudah cukup lengkap," ujar Hari menjelaskan.

              Dia menyatakan, tim gugus tugas hanya menunggu keputusan dari pemkot terkait kebijakan
              mengoperasikan rumah singgah itu. Meski begitu, kata Hari, pemkot sudah memberi tahu kalau
              kapasitas  tempat  untuk  menampung  OTG  dan  PDP  itu  maksimal  menampung  300  orang.
              "Tinggal tunggu keputusan saja nanti."

              Wali  Kota  Serang,  Syafrudin,  menuturkan,  pihaknya  saat  ini  sedang  merumuskan  aturan
              pelaksanaan kenormalan baru (tiew normal) sebagai upaya mengendalikan penyebaran virus
              korona.  Dia  mengakui,  jumlah  orang  terkonfirmasi  positif  dalam  sepekan  membuat  pemkot
              semakin waspada untuk meningkatkan langkah pencegahan. "Tapi, sebelum (new normal) kami
              sosialisasikan melalui surat edaran yang akan ditempel di berbagai tempat sampai wawar (mobil
              keliling) juga kita lakukan," ucap Syafiudin.


              Berbagai  upaya  untuk  menekan  penyebaran  Covid-19,  lanjut  dia,  teras  dilakukan,  seperti
              pelaksanaan tes cepat (rapid test) massal hingga tracing kepada keluarga atau kerabat pasien
              positif Covid-19. Dengan begitu, diharapkan jumlah pasien virus korona tidak semakin banyak.
              Dia bersyukur, setiap hasil orang yang pernah bersentuhan kontak dengan pasien positif Covid-
              19, setelah menjalani tessuKib, hasilnya negatif.

              'Tidak ada penambahan. Rapid test juga masih teras kita lakukan sebagai upaya pencegahan
              sebelum new normal ini dilaksanakan," ujar Syafrudin.

              Wastafel portabel


              Pemkot Serang Banten menerima bantuan sebanyak 160 alat pelindung diri (APD) dan delapan
              unit  wastafel  portable  dari  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  melalui  Balai  Besar


                                                            7
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13