Page 62 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 FEBRUARI 2020
P. 62

terobosan dan inisiatif yang telah disepakati kedua negara dalam memastikan dan
               meningkatkan perlindungan, khususnya untuk pekerja di sektor domestik.

               Di sisi lain lanjut Menaker Ida, pemerintah terus bekerja keras memperbaiki regulasi
               tata kelola penempatan dan perlindungan PMI sebagai bentuk keseriusan
               pemerintah untuk memberikan perlindungan terhadap WNI yang bekerja sebagai
               PMI di Arab Saudi. Misalnya dengan melakukan revisi pada beberapa aturan tentang
               pekerja migran Indonesia.

               "Revisi aturan itu juga dapat meningkatkan perlindungan terutama bagi PMI, yang
               bekerja di sana Arab Saudi, " ucap Ida.

               Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A Abid Althagafi
               mengatakan, pemerintah kerajaan Arab Saudi akan menjamin keselamatan dari para
               pekerja asal Indonesia. Bahkan kerjaan Arab Saudi siap memberikan perlindungan
               kepada para pekerja migran yang bekerja di sana.

               Dirinya mewakili Kerajaan Arab Saudi mengaku meminta maaf jika memang dalam
               beberapa tahun terakhir masih terjadi kasus kekerasan kepada pekerja migran asal
               tanah air. Dirinya berjanji dalam beberapa tahun ke depan tidak akan lagi terjadi
               kasus kekerasan kepada tenaga kerja migran asal Indonesia.

               "Kerajaan Arab Saudi telah mempersiapkan diri secara serius memberikan
               perlindungan kepada PMI," ucapnya.

               Apalagi pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi tengah memepersiapkan
               sistem terpadu untuk rekruitmen tenaga kerja yang akan dikirim. Adalah sistem
               penempatan satu kanal (SPSK) atau One Channel System. Melalui SPSK ini, nantinya
               tenaga kerja Indonesia ini akan dikelola dan dicarikan bos barunya lewat pihak
               ketiga.

               SPSK ini merupakan tindak lanjut dari Technical arrangement concerning Pilot
               Project on One Channel System for Limited Placement of Indonesian Migrant
               Workers in The Kingdom of Saudi Arabia antara RI dan Menaker pembangunan
               sosial Kerajaan Arab Saudi.

               Kerja sama ini bersifat uji coba secara terbatas, yakni dengan jumlah PMI tertentu,
               evaluasi setiap tiga bulan, lokasi tertentu (Jeddah, Madinah, Riyadh, dan wilayah
               timur, yakni Damam, Qobar, Dahran dan jabatan tertentu seperti baby sitter, family
               cook, elderly caretaker, family driver, child careworker, dan housekeeper.















                                                       Page 60 of 127.
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67