Page 93 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 FEBRUARI 2020
P. 93

Sementara itu, sebagaimana diberitakan www.scmp.com, Selasa (4/2/2020), para
               pekerja migran di Hongkong termasuk PMI cemas dengan mewabahnya virus
               korono. Kecemasan mereka semakin menjadi-jadi karena mereka susah
               mendapatkan masker dan sarung tangan di negeri itu.

               Karena kecemasan itu sebagian dari mereka meningggalkan Hongkong, dan ada
               yang pulang ke negara asal mereka seperti TKI pulang ke Indonesia dan tenaga
               kerja dari Filipina pulang ke Filipina. Sayang karena mereka meninggalkan
               Hongkong, para pekerja migran ini dipecat oleh majikan mereka.

               Pihak Kemnaker sendiri enggan memberikan komentar soal TKI yang dipecat di
               Hongkong karena meninggalkan Hongkong.

               Kelompok hak asasi manusia di Hongkong meminta sumbangan masker untuk
               pekerja migran seperti migran dari Indonesia dan Filipina.

               Pekerja migran domestik di Hongkong saat ini cemas karena mereka tidak
               mendapatkan masker dan sarung tangan di tengah mewabahnya virus korono.

               Karena itu, Organisasi Pekerja Migran di Hongkong meluncurkan kampanye
               mamakai masker, sarung tangan, dan uang untuk membantu 400.000 pekerja
               rumah tangga di Hongkong yang berasal dari Filipina dan Hongkong.

               Data dari Kemnaker menyebutkan jumlah TKI di Hongkong sampai 2019 sebanyak
               165.000 orang. Sementara TKI di Taiwan sampai saat ini berjumlah sekitar 265.959
               orang.






































                                                       Page 91 of 127.
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98