Page 100 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 SEPTEMBER 2019
P. 100

membuka pintu bagi para profesional untuk terlibat sebagai pengelola proyek kartu

               pra kerja.


               "Ini yang sedang dibahas dan dimatangkan. Kami masih ada 3 waktu, karena

               implementasi kartu pra kerja nanti kan, Januari 2020. (Siapa PMO-nya?) Kalau
               secara organisasi pemerintah, tapi isinya bisa profesional," jelasnya di Gedung

               Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (27/9).


               Sebagai informasi, pemerintah sendiri telah menganggarkan dana sebesar Rp 10

               triliun pada RAPBN 2020 untuk program kartu pra kerja. Pemerintah juga bakal

               bekerjasama dengan sejumlah perusahaan platform online seperti Gojek, Bukalapak

               dan Tokopedia sebagai penyedia jasa dompet digital (e-wallet).


               Terkait jumlah kepesertaan, pemerintah pada tahap awal akan memberikan kartu

               pra kerja kepada sekitar 2 juta orang mulai tahun depan. Untuk selanjutnya,

               pendaftaran dapat dilakukan secara terbuka dan tidak dibatasi usia.


               Dari 2 juta orang tersebut, Menteri Hanif mengatakan, mayoritas atau 1,5 juta

               orang di antaranya akan mengikuti program kartu pra kerja berbasis digital.


               "Itu 1,5 jutanya digital based, yang 500.000 konvensional. Kalau yang digital based

               in kan mulai dari pendaftaran dan penempatan seluruh ekosistemnya, termasuk
               pembayaran pasca training (kartu pra kerja) segala macam pakai e-wallet dan

               sebagainya," ujar dia.



               Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
               Sumber: Liputan6.com [bim]















                                                       Page 99 of 166.
   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105