Page 102 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 SEPTEMBER 2019
P. 102
bekerjasama dengan sejumlah perusahaan platform online seperti Gojek, Bukalapak
dan Tokopedia sebagai penyedia jasa dompet digital (e-wallet).
Terkait jumlah kepesertaan, pemerintah pada tahap awal akan memberikan kartu
pra kerja kepada sekitar 2 juta orang mulai tahun depan. Untuk selanjutnya,
pendaftaran dapat dilakukan secara terbuka dan tidak dibatasi usia.
Dari 2 juta orang tersebut, Menteri Hanif mengatakan, mayoritas atau 1,5 juta
orang di antaranya akan mengikuti program kartu pra kerja berbasis digital.
"Itu 1,5 jutanya digital based, yang 500 ribu konvensional. Kalau yang digital based
in kan mulai dari pendaftaran dan penempatan seluruh ekosistemnya, termasuk
pembayaran pasca training segala macam pakai e-wallet dan sebagainya," ujar dia.
Menaker Hanif Dhakiri Kenalkan Kartu Pra Kerja di Forum G20
Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri kenalkan Program Kartu Pra Kerja kepada
negara-negara Anggota G20. Program yang akan berjalan pada tahun 2020 ini
disebut Menaker sebagai sebuah kemudahan yang diberikan kepada pencari kerja,
fresh graduate, dan korban PHK sebagai dampak dari digital ekonomi dan revolusi
industri di tempat kerja.
Nantinya, masyarakat yang mendapat Kartu Pra Kerja akan mendapat fasilitas
pelatihan untuk meningkatkan keterampilan atau alih keterampilan dan akan
mendapat insentif setelah mengikuti pelatihan kerja.
"Para pemegang kartu ini, akan diberikan hak untuk mengakses pelatihan kerja
secara gratis di Balai Latihan Kerja," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri
saat menyampaikan Statement Country Session 2: Demographic Change (Youth
Employment/Pekerja Muda) di Forum G20 Labour Ministers' Meeting (G20 LEMM),
Matsuyama, Jepang (1/9).
Page 101 of 166.

