Page 108 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 108
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Lega sudah keluarga almarhum Hasan Apriadi,
anak buah kapal (ABK) yang meninggal dunia di kapal ikan berbendera China.
Untuk terakhir kalinya, kedua orangtua almarhum Hasan Apriadi masih sempat melihat wajah
sang anak sebelum dimasukkan ke liang kubur.
Jenazah Hasan Apriadi dimakamkan di kampung halamannya, Kampung Sukamaju, Desa
Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat , Jumat (17/7/2020) sekitar pukul
20.00 WIB.
Jenazah sebelumnya tiba di rumah duka pukul 19.00 WIB setelah menempuh perjalanan sekitar
enam jam dari Bandara Radin Inten II, Natar, Lampung Selatan.
Pemakaman dihadiri Bupati Pesbar Agus Istiqlal dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran
Indonesia (BP2MI) Lampung Ahmad Salabi.
Peratin Pekon Rawas, Benzar Bunyamin, mengungkapkan pihak keluarga, terutama ayah dan
ibu, diberi kesempatan memandang wajah jenazah Hasan sebelum dimasukkan ke liang kubur.
"Dibuka di bagian wajahnya. Keluarga berkesempatan melihatnya secara langsung," kata Benzar
yang juga paman almarhum Hasan saat dihubungi melalui ponsel, Sabtu (18/7/2020).
Setelah melihat wajah almarhum Hasan untuk kali terakhir, ayah dan ibu Hasan, yakni Gunawan
Syukur dan Karni, sudah lebih tenang melepas sang anak sulung dari lima bersaudara itu.
"Sudah lega. Artinya, makamnya jelas, dan memang jasad Hasan. Kalau dimakamkan di tempat
lain, kami ada kecurigaan. Sekarang 'kan jelas, dimakamkan di depan keluarga, terlihat,"
tuturnya.
Benzar menjelaskan, jenazah Hasan tidak dibuka secara utuh sebelum pemakaman.
Jenazah juga tidak dimandikan ulang ataupun disalatkan kembali karena sudah dilakukan saat
masih di Kepulauan Riau.
"Tidak dibuka secara utuh karena sudah disempurnakan di Kepri. Karena kami tahu sudah 27
hari, jadi langsung kami makamkan," terangnya.
Lokasi pemakaman almarhum ABK Hasan berjarak sekitar 100 meter dari rumah duka.
Suasana haru menyelimuti rumah duka begitu jenazah Hasan tiba.
"(Ayah dan ibu Hasan) Tentu gembira sekali, terhibur. Duka yang selama ini sangatlah berat,
sekarang terobati dengan kepulangan jenazah," tutur Benzar.
Rekan Hasan Dikarantina Sementara Agus Setiawan, rekan kerja ABK almarhum Hasan Apriadi
, sampai saat ini masih berada di Kepri.
Agus yang masih kerabat Hasan dan juga warga Pesisir Barat hingga kini masih menjalani
karantina sebagai bagian dari protokol Covid-19.
"Insya Allah (segera) pulang. Sekarang mereka sedang dikarantina oleh BP2MI di Kepri. Nanti
segera dipulangkan," kata Benzar.
Agus, ABK yang selamat dari insiden dugaan kekerasan di kapal berbendera China, masih akan
menjalani rapid test sebelum dipulangkan.
"Jadi, menjalani protokol Covid-19 dulu," ujar Benzar.
107

