Page 130 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 130
"Hari Jumat, 17 Juni 2020, BP2MI mendapatkan telepon dari masyarakat melalui layanan Crisis
Center terkait adanya dugaan rencana pengiriman PMI non-prosedural ke Thailand yang
dilakukan oleh PT. Duta Buana Bahari yang beralamat di Semarang," kata Kepala BP2MI Benny
Rhamdani dalam keterangan yang diterima di Jakarta pada Sabtu (18/7/2020) malam.
Berdasarkan laporan dari masyarakat itu, Kepala BP2MI langsung mendatangi lokasi tersebut
dan mendapati apartemen itu menampung 16 laki-laki dan 3 perempuan calon tenaga kerja
Indonesia (TKI) non-prosedural yang rencananya akan diberangkatkan ke Thailand oleh dua
perusahaan berbeda.
Setelah diperiksa, PT. Duta Buana Bahari tidak terdaftar memiliki izin SIP3MI dari Kementerian
Ketenagakerjaan dan begitu pula sebuah agen travel yang beralamat di Bogor.
Para calon PMI itu dijanjikan akan bekerja di sektor perhotelan dan diwajibkan membayar Rp25
juta kepada perusahaan untuk diberangkatkan dalam waktu dua pekan.
Benny mengatakan BP2MI telah bekerjasama dengan Bareskrim Polri untuk mengusut kasus
tersebut. Para calon PMI itu juga telah menjalani pemeriksaan untuk Covid-19.
"Para calon PMI bukan kita laporkan tapi dimintai keterangan. Setelah proses pemeriksaan
rampung belasan CPMI ini akan dikembalikan ke daerah asal yang di Jawa Barat dan Jawa
Tengah. Para calon PMI ini adalah korban yang harus dilindungi hak-haknya. Saya sudah
katakan bahwa mereka adalah warga negara VVIP. BP2MI akan melindungi mereka dari ujung
rambut hingga ujung kaki," ujar Benny.
Sumber : Antara.
129

