Page 98 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 98

Willy  mengatakan,  sebagai  terobosan  baru  di  bidang  hukum,  RUU  Cipta  Kerja  bisa  menjadi
              instrumen hukum untuk mendongkrak ekonomi Indonesia di tengah penurunan ekonomi global.

              "Kesempatan  strategis  dan  peluang  pembangunan  yang bisa diambil  Indonesia  harus  dapat
              dimanfaatkan maksimal," ucap politikus NasDem ini.

              Willy  pun  menyinggung  unjuk  rasa  menetang  RUU  Cipta  Kerja  yang  dilakukan  buruh  dan
              sejumlah elemen masyarakat lainnya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Anggota komisi
              I DPR ini mengatakan, kritik terhadap RUU Cipta Kerja merupakan catatan positif dalam proses
              pembuatan kebijakan.

              "Siapapun yang punya kritik dan catatan atas RUU  Cipta Kerja  silakan datang berikan secara
              tertulis kepada DPR. Sama-sama kita bangun negeri ini," ucap Willy.

              Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menilai pentingnya
              kehadiran  RUU  Omnibus  Law  Cipta  Kerja  untuk  menciptakan  lapangan  kerja.  Menurutnya,
              keberadaan regulasi tersebut lebih penting ditekankan ketimbang program sekolah vokasi.

              Hariyadi  menyatakan,  masalah  utama  saat  ini  berada  di  penciptaan  lapangan  kerja.  Sebab,
              berdasarkan  pengalamannya,  pendidikan  vokasi  tidak  banyak  menaikan  penyerapan  tenaga
              kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
              "Kendala utama itu bukan di vokasinya, tapi di penciptaan lapangan kerja. Jadi job creation-nya
              ini yang tidak berjalan sesuai dengan rencana," ujar Hariyadi, Rabu (15/7/2020)..

















































                                                           97
   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103